5 Siswa SLB Sulteng Ikut O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Nasional di Jakarta
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Provinsi Sulawesi Tengah yang akan mengikuti O2SN Pendidikan Khusus tingkat nasional 2026 di Jakarta.
PALU, METROSULAWESI.NET - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Provinsi Sulawesi Tengah yang akan mengikuti O2SN Pendidikan Khusus tingkat nasional 2026 di Jakarta.
Pelepasan kontingen berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (6/9/2026) sore. Pelepasan dilakukan Kepala Bidang Pendidikan Khusus, Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) dan Inovasi Pendidikan Disdik Sulteng, Muhammad Warsita, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sulteng.
Pada ajang nasional tersebut, Sulteng mengirimkan lima atlet dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sulawesi Tengah. Mereka akan berlaga pada lima cabang olahraga dan didampingi lima pendamping sekaligus pelatih.
Andi Amaliya Ramadhani, dipercaya sebagai Ketua Kontingen Sulteng.
Lima atlet yang mewakili Sulteng masing-masing adalah Evan Saputra Lemba dari SLBN Parigi yang turun pada cabang atletik lari 100 meter putra kategori grahita. Evan didampingi Mawardin.
Kemudian Felove Fexia Goha akan tampil pada cabang bocce tunggal putri kategori down syndrome. Atlet dari SLBN Tolitoli tersebut didampingi Arif Tanawir.
Pada cabang tenis meja tunggal putra kategori tunagrahita, Sulteng diwakili Moh. Fadli dari SLBN 1 Palu. Ia didampingi Muh. Irzan Usman.
Sementara itu, cabang atletik lompat jauh putri diwakili Rika Amelia dari SLB Tadulako Mandiri. Rika yang merupakan atlet kategori tunarungu didampingi Niken Lisdiana.
Sedangkan cabang catur tunggal putri kategori tunanetra diwakili Ni Komang Ayu Devina dari SLB ABCD Muhammadiyah. Ia didampingi Andi Siti Nurhaya Hafid.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, melalui Muhammad Warsita menyampaikan optimisme terhadap kesiapan kontingen Sulteng.
Ia meminta para atlet dan pendamping menjaga kekompakan serta kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
“Insya Allah kalau tampil maksimal bisa prestasi. Yang penting maksimal, urusan juara nomor dua,” ujar Warsita menyampaikan pesan Kepala Dinas Pendidikan Sulteng.
Menurutnya, prestasi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir pertandingan. Perjuangan dan kemampuan atlet memberikan penampilan terbaik di tingkat nasional juga menjadi bagian penting dalam membawa nama Sulawesi Tengah.
“Yang penting Sulteng solid, bisa tampil maksimal dan menjaga kesehatan,” katanya.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

