Pembangunan SNT, Pemkab Donggala Siapkan Pembebasan Lahan Rp3,1 Miliar
Usaha memang tidak akan pernah menghianti hasil. ungkapan tersebut pantas diberikan kepada Pemda Donggala melalui Dinas Penddidikan yang telah berhasil mendapatkan jatah program SNT (sekolah nasional terintegrasi) dari Kementerian Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
DONGGALA, METROSULAWESI.NET- Usaha memang tidak akan pernah menghianti hasil. ungkapan tersebut pantas diberikan kepada Pemda Donggala melalui Dinas Penddidikan yang telah berhasil mendapatkan jatah program SNT (sekolah nasional terintegrasi) dari Kementerian Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dari usaha dan kerja kerja Rp300 miliar berhasil diturunkan Kemendikdasmen untuk mendukung mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Donggala.
“Yang menjadi penilaian kementerian sehingga Donggala bisa dapat Rp300 miliar adalah komitmen dan kebijakan Pemkab Donggala dalam meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan di Kabupaten Donggala,” kata Kepala Dinas Pendidikan Donggala, Ansar saat berbincang dengan wartawan, Kamis 23 Juli 2026.
”Serta kebijakan dan kesungguhan kita dalam menyiapkan lahan tenpat berdirinya SNT di Donggala tentu dukungan melalui dukungan APBD,” sebutnya lagi
Dikatakannya lagi dalam proses turunnya anggaran Rp300 miliar ke Kabupaten Donggala bukan perkara mudah. Terhitung sejak bulan Februari 2026 terus melakukan kordinasi dan konsolidasi.
“Dari bulan Februari 2026, hingga sekarang terus dilakukan komunikasi dan koordinasi Pemkab Donggala dam Kemendikdasmen RI,” tuturnya.
Disinggung besaran dukungan Dana APBD untuk lahan pembangunan SNT (sekolah nasional terintegrasi) di Dusun Lapaloang, Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa, Ansar menjawab dana APBD untuk lahan sebesar Rp3,1 miliar.
“Betul, sekitar Rp3,1 miliar, untuk pembebasan lahan dan operasional pelaksanaannya,” jawabnya. (anc)
Apa Reaksimu?

