Nilam: Tempo Harus Minta Maaf

Gegara berita di Tempo, ratusan pengurus dan kader Nasdem Sulawesi Tengah mendatangi kantor PWI Sulteng, Selasa 14 April 2026. Kedatangan mereka dipimpin langsung Ketua DPW Nasdem Sulteng, Hj Nilam Sari Lawira (NSL).

Apr 16, 2026 - 06:30
 0
Nilam: Tempo Harus Minta Maaf
Ketua PWI Sulteng Tri Putra Toana menerima rombongan Pengurus dan Kader Nasdem yang dipimpin ketuanya, Hj Nilam Sari Lawira di kantor PWI Sulteng, Selasa 14 April 2026. Foto cover: Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng, Hj Nilam Sari Lawira didampingi Ketua PWI Sulteng memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa 14 April 2026. (Foto: METROSULAWESI/ Udin Salim)

Massa Nasdem Datangi PWI Sulteng

PALU, METROSULAWESI.NET - Gegara berita di Tempo, ratusan pengurus dan kader Nasdem Sulawesi Tengah mendatangi kantor PWI Sulteng, Selasa 14 April 2026. Kedatangan mereka dipimpin langsung Ketua DPW Nasdem Sulteng, Hj Nilam Sari Lawira (NSL).

Kedatangan pengurus dan kader Nasdem tersebut diterima langsung Ketua PWI Sulteng, Tri Putra Toana, didampingi pengurus lainnya, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan Pers (DKP) Mahmud Matangara, Sekretaris PWI Sulteng Temu Sutrisno, Wakil Ketua Organisasi Fery, Wakil Ketua Pendidikan Murtalib, Wakil Ketua Bidang Advokasi Udin Salim, Bendahara PWI Heli Jatmika, serta Ketua SIWO Irwan.

Kehadiran massa NasDem di kantor PWI di Jalan Hasanuddin, Kota Palu itu, sempat menarik perhatian masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Polisi pun terpaksa harus melakukan pengawalan dan pengamanan arus lalulintas.

Di hadapan pengurus PWI, Nilam Sari Lawira menjelaskan bahwa kedatangannya bertujuan untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait narasi pemberitaan media Tempo yang dinilai menyudutkan pimpinan partainya.

Kedatangan mereka ke Kantor PWI Sulteng merupakan instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk melakukan aksi damai ke kantor perwakilan Dewan Pers di daerah masing-masing.

“Tapi karena kantor perwakilan Dewan Pers tidak ada di Palu, maka kami datang ke kantor PWI guna menyerahkan pernyataan sikap,” ujar NSL.

Pernyataan sikap itu ditandatangani NSL, dan sekretarisnya Ferry Anwar. Sebelum menyerahkan pernyataan sikap, NSL sempat membacakan kelima poin pernyataan tersebut.

“Pertama, kami meminta Tempo harus meminta maaf,” kata NSL.

Tempo lanjut NSL, telah menghina Ketua Umum Partai Nasdem dengan membuat karikatur cover majalah Tempo yang tidak pantas. Dia pun meminta agar Tempo tidak mengulangi pemberitaan yang mendiskreditkan Partai Nasdem.

“Kami mengingatkan bahwa penyebaran spekulasi tanpa dasar justru berpotensi merusak kalitas demokrasi dan menyesatkan publik. Demokrasi membutuhkan argument, bukan amsusi,” kata NSL.

“Kami meminta seluruh pihak untuk menghentikan politisasi isu yang tidak berdasar, dan mulai membangun diskursus yang lebih sehat, rasional dan bertanggung jawab,” tambah NSL.

NSL menegaskan bahwa partainya tidak anti kritik. Namun, sebaiknya disampaikan dengan penuh etika.  

“Kami terbuka terhadap kritik, tetapi bukan framing yang menyudutkan tanpa dasar yang jelas,” tegasnya.

Usai menerima dokumen pernyataan sikap, Ketua PWI Sulteng Tri Putra Toana juga menyempatkan diri menemui massa  kader NasDem yang memadati ruas jalan di sekitar gedung PWI.

Ditemui usai pertemuan, Tri menilai kedatangan massa Nasdem ke kantor PWI Sulteng kurang tepat, bila tujuannya untuk memprotes pemberitaan Tempo. 

“Tapi kalau sekadar silaturahmi tidak apa-apa, kita terima saja,” ujar Tri.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno. Dia mengatakan, tidak ada kaitannya organisasi PWI dengan Tempo. 

“Ketika pemberitaan salah satu media dianggap bermasalah, maka seharusnya, protesnya ke media yang bersangkutan, atau langsung adukan ke Dewan Pers,” jelas Temu.

Meski kedatangan pengurus dan kader Nasdem bermaksud protes berita Tempo, namun pertemuan di kantor PWI tersebut berlangsung tertib dan kondusif. 

“Sudah tiga tahun saya memimpin PWI Sulteng, baru kali ini didatangi pengurus dan kader partai. Alhamdulillah, hitung-hitung ini silaturahmi,” kata Tri.

Setelah memberikan keterangan pers di depan kantor PWI, Nilam Sari Lawira dan ratusan pengurus dan kader Nasdem Sulteng itu pun pamit kembali ke kantor Nasdem Sulteng dengan tertib.

Reporter: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow