Melesat, Guru Besar Untad Kini 134 Orang
Jumlah guru besar Universitas Tadulako (Untad) melesat signifikan yang telah mencapai 134 orang. Ini sebagai upaya Untad meningkatkan kapasitas akademik dan daya saing institusi melalui percepatan peningkatan jumlah serta penguatan peran strategis guru besar.
PALU, METROSULAWESI.NET - Jumlah guru besar Universitas Tadulako (Untad) melesat signifikan yang telah mencapai 134 orang. Ini sebagai upaya Untad meningkatkan kapasitas akademik dan daya saing institusi melalui percepatan peningkatan jumlah serta penguatan peran strategis guru besar.
Mengawali tahun 2026, Untad ketambahan 13 profesor yang dikukuhkan dengan berbagai bidang keilmuan dalam Rapat Senat Luar Biasa Pengukuhan Guru Besar dan Penerimaan Anggota Dewan Guru Besar pada Senin, 26 Januari 2026.
Ketua Senat Universitas Tadulako, Prof. Djayani Nurdin, S.E., M.Si, jumlah 134 Guru Besar Untad menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan awal tahun 2023, yang saat itu hanya berjumlah 54 Guru Besar.
"Capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat pimpinan Universitas Tadulako, khususnya Rektor dan seluruh jajaran, dalam mendukung percepatan peningkatan jabatan akademik tertinggi bagi dosen," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., dalam pidatonya menegaskan bahwa penambahan jumlah Guru Besar merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun global.
Rektor juga menyoroti kondisi nasional, di mana jumlah Profesor di Indonesia masih relatif rendah. Dari sekitar 312.626 dosen aktif di Indonesia, hanya sekitar 2,61 persen yang bergelar Guru Besar atau Profesor.
Di lingkup Universitas Tadulako sendiri, persentase Guru Besar saat ini berkisar delapan persen dari total dosen, dan jumlah tersebut hampir mendekati target institusi, yakni sepuluh persen Guru Besar dari keseluruhan dosen.
Oleh karena itu, momentum pengukuhan Guru Besar ini dinilai sebagai wujud nyata kontribusi Universitas Tadulako dalam mendukung pembangunan dan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Adapun para guru besar baru masing-masing: Prof. Dr. Ir. Faturrahman, M.Si. Ketiga belas Profesor yang dikukuhkan terdiri atas Prof. Dr. Sitti Rahmawati, S.Pd., M.P.Kim.; Prof. Dr. Ir. Padang Hamid, S.Pt., M.P.; Prof. Dr. Jamaludin M. Sakung, S.Pd., M.Kes.; Prof. Dr. Nurhayati, S.Ag., M.Pd.I.; Prof. Dr. I Komang Werdhiana, M.Si.; Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si.; Prof. Dr. Irwan Waris, M.Si.; Prof. Dr. Samsurizal M. Suleman, M.Si.; Prof. Dr. Yassir Arafat, S.T., M.T.; Prof. Dr. Syamsuddin, S.H., M.H.; Prof. Dr. Ir. Hamzari, M.Sc.; Prof. Dr. Bakri, S.T., Grad.Dipl., M.Phil.; serta Prof. Dr. Agus Lanini, S.H., M.Hum.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
