Wali Kota Palu Apresiasi Peringatan May Day Yang Dilakukan Serikat Pekerja

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, mengapresiasi atas pendekatan yang dilakukan dalam peringatan May Day tahun ini yang dinilai berbeda, yakni lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

Mei 2, 2026 - 14:52
 0
Wali Kota Palu Apresiasi Peringatan May Day Yang Dilakukan Serikat Pekerja
Suasana peringatan May Day di Kota Palu. FOTO: DISKOMINFO KOTA PALU

PALU, METROSULAWESI.NET- Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, mengapresiasi atas pendekatan yang dilakukan dalam peringatan May Day tahun ini yang dinilai berbeda, yakni lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

“Terima kasih karena kita melakukan pendekatan yang berbeda, pendekatan yang begitu persuasif, kekeluargaan yang dibangun hari ini,” kata Wali Kota saat membuka talkshow dalam rangka peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) Kota Palu Tahun 2026, pada Sabtu 2 Mei 2026.

“Mudah-mudahan ini tidak mengurangi semangat kita untuk terus memperbaiki dan memberikan perhatian yang baik kepada keluarga buruh,” tambah wali kota.

Kegiatan yang digelar di salah satu kafe di Kota Palu tersebut, diinisiasi sejumlah perwakilan serikat pekerja dan di-backup oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, khusus bidang hubungan industrial.  

Acara tersebut, menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait. Talkshow ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah, pekerja, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wali kota juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini Pemerintah Kota Palu belum optimal dalam memberikan pendampingan kepada para buruh.  Oleh karena itu, dirinya berharap lembaga kerja sama Tripartit yang telah terbentuk dapat lebih mengoptimalkan perannya.

Menurut wali kota, kegiatan seperti ini sangat menarik dan perlu terus dikembangkan ke depan. Wali kota bahkan menggagas ide untuk menggelar kegiatan yang lebih luas seperti pekan olahraga khusus buruh yang dirangkaikan dengan workshop peningkatan kapasitas.

“Harapannya kita bisa berkumpul lebih banyak lagi. Mungkin ke depan kita buat pekan olahraga khusus untuk buruh, sehingga silaturahim semakin baik. Di sana juga bisa diisi dengan workshop penguatan kapasitas, termasuk pemahaman terhadap aturan-aturan ketenagakerjaan,” ungkap wali kota.

Selain itu, wali kota juga menekankan pentingnya menghadirkan pelaku usaha dalam forum-forum seperti ini guna memperkuat kolaborasi dan komunikasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

“Kita ingin komunikasi tidak buntu. Saya yakin komunikasi di Kota Palu tidak buntu karena kita membuka ruang seluas-luasnya, bahkan sejak pukul 05.30 pagi di kediaman wali kota, masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya,” jelas wali kota.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menyinggung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai, khususnya terkait peningkatan take home pay, meskipun dihadapkan pada keterbatasan regulasi, di mana belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari anggaran.

Lebih lanjut, Hadianto turut menegaskan pentingnya peran Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai wadah komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. (din/*)

 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow