Menang Tipis atas Persido, AKL 88 FC Amankan Tiket 8 Besar

AKL 88 FC memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026. Kepastian itu diraih setelah tim asuhan Yayat Udin meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persido Donggala dalam laga yang digelar di Lapangan Faqih Rasyid, Palu, Selasa (14/4/2026).

Apr 16, 2026 - 05:30
 0
Menang Tipis atas Persido,  AKL 88 FC Amankan Tiket 8 Besar
AKL 88 FC memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026. (Foto: METROSULAWESI/ Adi Pranata)

PALU, METROSULAWESI.NET - AKL 88 FC memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026. Kepastian itu diraih setelah tim asuhan Yayat Udin meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persido Donggala dalam laga yang digelar di Lapangan Faqih Rasyid, Palu, Selasa (14/4/2026).

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Anto Tampilang yang dengan sigap menyambar bola muntah hasil eksekusi penalti yang gagal. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus tiket bagi AKL 88 FC untuk melangkah ke fase gugur. Hasil ini mengantarkan tim juara Seri Kota Palu itu finis sebagai runner-up grup, mendampingi Persigi Kabupaten Sigi yang keluar sebagai juara grup.

Di babak perempat final, AKL 88 FC dipastikan akan menghadapi Persibal Luwuk yang berstatus juara grup B. Meski berhasil meraih kemenangan, performa AKL 88 FC dalam laga tersebut dinilai belum maksimal. Tim sempat kesulitan mengembangkan permainan, terutama pada babak kedua saat Persido Donggala tampil lebih agresif dan menekan.

Pemilik klub, Aim K. Labungasa, mengakui adanya penurunan performa dibandingkan laga sebelumnya. Ia menilai kondisi pertandingan kali ini berbeda dari ekspektasi tim. 

“Kalau dilihat secara umum, permainan memang tidak sesuai harapan. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih,” ujarnya usai laga.

Ia juga menyoroti faktor cuaca yang cukup terik saat pertandingan berlangsung pada siang hari, yang diduga memengaruhi kondisi fisik para pemain.

“Mungkin karena dimainkan siang hari dengan cuaca yang cukup panas sehingga pemain mengalami kelelahan atau dehidrasi. Tapi ini tentu akan kami evaluasi lebih lanjut,” tambahnya.

Menghadapi laga perempat final melawan Persibal Luwuk, Aim menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan lawan. Ia menekankan pentingnya kerja keras di lapangan sebagai kunci meraih kemenangan.

“Kami tidak pernah menganggap remeh lawan, siapapun itu. Sepak bola selalu menghadirkan kejutan. Yang terpenting adalah kerja keras dan semangat di lapangan,” tegasnya.

Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow