PT LTT Perkuat Komitmen CSR Lewat Empat Pilar Pembangunan Berkelanjutan
PT Lestari Tani Teladan menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
PALU, METROSULAWESI.NET- PT Lestari Tani Teladan menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Seluruh program tersebut dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Manajemen PT Lestari Tani Teladan, Kartina, menyampaikan bahwa program CSR perusahaan dijalankan secara terarah melalui empat pilar utama sebagai bentuk komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, program CSR kami difokuskan pada empat pilar utama yang menyentuh kebutuhan dasar warga,” ujar Kartina dalam acara Buka Puasa Bersama Wartawan Palu, Rabu (25/02).
Dalam pilar kesehatan, perusahaan menjalankan berbagai program peningkatan layanan kesehatan masyarakat, mulai dari dukungan untuk posyandu, penyuluhan gizi, hingga pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah sekitar operasional. Upaya ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat akses terhadap layanan dasar.
Di bidang pendidikan, PT Lestari Tani Teladan memberikan dukungan berupa bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendorong pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah binaan.
Sementara itu, pada pilar ekonomi, perusahaan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pendampingan kelompok tani guna menciptakan kemandirian ekonomi warga.
Di sektor lingkungan, berbagai program pelestarian alam juga dijalankan, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
Selain menjalankan program berkelanjutan, perusahaan juga menunjukkan kepedulian saat terjadi bencana banjir di sejumlah wilayah operasional. Berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan masyarakat, perusahaan menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material banjir serta melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak, termasuk akses jalan dan fasilitas umum.
Kartina menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan pascabencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Dengan dukungan alat berat dan perbaikan infrastruktur, kami berharap aktivitas warga dapat segera pulih dan roda perekonomian kembali berjalan,” tambahnya.
Melalui empat pilar CSR serta aksi tanggap darurat tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
Apa Reaksimu?
