Pemkab Sigi Manfaatkan Halal Bihalal Ajang Perkuat Silaturahmi
Momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sigi bersama relawan sebagai ajang memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan arah pembangunan daerah. Kegiatan tersebut digelar di kediaman Bupati Sigi di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Minggu (29/3/2026).
SIGI, METROSULAWESI.NET - Momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sigi bersama relawan sebagai ajang memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan arah pembangunan daerah. Kegiatan tersebut digelar di kediaman Bupati Sigi di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Minggu (29/3/2026).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sulawesi Tengah, H.M. Arus Abd. Karim, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Profesor Doktor K.H. Zainal Abidin, Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Anggota DPRD Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, tokoh agama Jamaludin L Nusu, jajaran anggota DPRD Sigi, para kepala OPD, relawan, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Tentunya, kehadiran berbagai elemen ini memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan relawan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sigi ke depan.
Baca Juga: Bupati Sigi Open House, Momen Pererat Silaturahmi
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal tahun ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai ruang konsolidasi dan refleksi bersama. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana tersebut merupakan bagian dari komitmen efisiensi anggaran, namun tidak mengurangi substansi kebersamaan yang ingin dibangun.
"Ini bukan sekedar kumpul biasa, tetapi momentum untuk mempererat silaturahmi, mengenang masa perjuangan bersama, sekaligus menyatukan pikiran dalam membangun Sigi yang lebih maju," ujar Rizal.
Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga menjadi wadah bagi relawan dan masyarakat untuk menyampaikan ide, masukan, serta aspirasi terkait arah pembangunan daerah.
Sementara itu, dalam hikmah Halal Bihalal yang dibawakan oleh Profesor Zainal Abidin, pihaknya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Bupati Sigi Tutup Race Run 2026 Balane
Menurutnya, esensi ajaran agama terletak pada nilai yang dibawa, bukan sekadar bentuk atau simbol semata.
"Perbedaan adalah keniscayaan, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah. Justru harus menjadi kekuatan untuk membangun kerukunan," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi lintas kelompok dan agama sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis.
Ketua DPRD Sigi, H.M. Arus Abd. Karim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kritik dan masukan merupakan hal yang wajar dalam proses pembangunan. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan tidak terjebak pada hal-hal yang dapat mengganggu konsolidasi.
"Kritik itu penting, tapi jangan sampai memecah. Yang utama adalah bagaimana kita tetap bersama-sama mengawal pembangunan," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai program yang disampaikan pemerintah daerah bukan sekedar wacana, melainkan memiliki arah dan dasar yang jelas untuk direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.
Kegiatan Halal Bihalal ini berlangsung penuh keakraban, diwarnai interaksi hangat antara pemerintah, tokoh masyarakat, relawan, dan warga. Momentum tersebut menjadi simbol kuat bahwa pembangunan Kabupaten Sigi tidak hanya bertumpu pada pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, diharapkan berbagai program strategis yang telah dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Apa Reaksimu?

