Pemindahan Layanan Kapal Pelni ke Pelabuhan Donggala, Firdaus: PT Pelni dan KSOP Tidak Perlu Lagi Sosialisai
DPRD Kabupaten Donggala meminta PT Pelni dan KSOP tidak bertele tele dan segera mengembalikan layanan kapal penumpang ke Pelabuhan Donggala. Hal tersebut mencuat saat RDP diruang sidang utama Rabu 13 Mei 2026.
DONGGALA METROSULAWESI.NET- DPRD Kabupaten Donggala meminta PT Pelni dan KSOP tidak bertele tele dan segera mengembalikan layanan kapal penumpang ke Pelabuhan Donggala. Hal tersebut mencuat saat RDP diruang sidang utama Rabu 13 Mei 2026.
“Rapat dengar pendapat yang digelar bersama PT Pelni dan KSOP merupakan forum resmi lembaga DPRD yang harus segera ditindaklanjuti. Saya meminta kedua pihak segera menyurat ke manajemen pusat PT Pelni agar penjadwalan kapal kembali dilakukan melalui Pelabuhan Donggala sesuai regulasi pelayaran,” kata Firdaus.
“Saya menilai alasan perlunya sosialisasi sebelum pemindahan rute kapal tidak lagi relevan, karena masyarakat akan otomatis mengetahui perubahan titik keberangkatan ketika jadwal pelayaran dan tiket resmi telah mencantumkan rute Pelabuhan Donggala menuju Balikpapan maupun rute lainnya,” bebernya.
Dikatakannya ketika jadwal kapal sudah berubah ke Pelabuhan Donggala, maka calon penumpang akan menyesuaikan sendiri lokasi keberangkatan tanpa harus menunggu proses sosialisasi yang berlarut-larut.
“DPRD meminta tidak ada lagi alasan yang menghambat pengembalian layanan kapal Pelni ke Donggala,” sebutnya.
Firdaus berharap PT Pelni bersama KSOP segera mengambil langkah percepatan agar kapal penumpang kembali bersandar di Pelabuhan Donggala.
“Kehadiran kembali kapal Pelni dinilai penting untuk memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Donggala,” tutupnya. (anc)
Apa Reaksimu?

