PBSI Sulteng Jalin Mitra dengan PB Djarum

Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2029 dilantik oleh Pengurus Pusat PBSI bersama 12 Pengprov lainnya, Selasa, 12 Mei 2026, di Ruang Serba Guna Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Mei 16, 2026 - 08:43
 0
PBSI Sulteng Jalin Mitra dengan PB Djarum
Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2029 dilantik oleh Pengurus Pusat PBSI bersama 12 Pengprov lainnya, Selasa, 12 Mei 2026, di Ruang Serba Guna Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

JAKARTA, METROSULAWESI.NET – Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2029 dilantik oleh Pengurus Pusat PBSI bersama 12 Pengprov lainnya, Selasa, 12 Mei 2026, di Ruang Serba Guna Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Jajaran Pengprov PBSI Sulawesi Tengah yang dilantik yakni Ketua Umum Ir Gufran Ahmad, Sekretaris Umum Saiful Pangesa, Bendahara Umum Ricky Tjui, Wakil Ketua Umum Devin Lahardi dan H Anton.

Pengurus PBSI Sulteng Ketua Umum Ir Gufran Ahmad, Sekum Saiful Pangesa, Bendum Ricky Tjui, Wakil Ketua Umum Devin Lahardi dan H Anton bersama Ketum PP PBSI Fadil Imran dan Sekjen Ricky Soebagdja

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran dan diikuti 13 Pengprov PBSI yang telah melaksanakan Musprov, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Banten, dan Sumatera Utara.

Setelah pelantikan Pengprov PBSI Sulteng juga melakukan pertemuan dengan Sigit Budiarto dari pihak PB Djarum untuk rencana membuka kerja sama dalam pembentukan mitra PB Djarum di Sulawesi Tengah.

Sementara dalam prosesi pelantikan, Fadil Imran menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum memperkuat konsolidasi dan reformasi pembinaan bulutangkis nasional setelah evaluasi hasil Thomas dan Uber Cup 2026.

Menurutnya, prestasi bulutangkis Indonesia tidak bisa hanya bertumpu pada pelatnas, namun harus dimulai dari daerah melalui sistem pembinaan yang kuat dan berjenjang.

 “Evaluasi yang kami lakukan hari ini harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. PBSI harus memperkuat fondasi pembinaan dari hulu, karena masa depan bulutangkis Indonesia dimulai dari daerah. Pengprov bukan sekadar struktur organisasi, tetapi merupakan garda terdepan dalam menjaring, membina, dan menyiapkan talenta terbaik bangsa,” ujar Fadil Imran.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PP PBSI kepada kepengurusan baru PBSI Sulteng.

Menurutnya, amanah tersebut akan dijawab dengan kerja nyata untuk membangun pembinaan bulutangkis di Sulawesi Tengah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

 “Kami menyadari tantangan ke depan tidak ringan. Karena itu, PBSI Sulteng akan fokus memperkuat pembinaan usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi daerah, serta mempererat sinergi dengan klub-klub bulutangkis di seluruh kabupaten dan kota,” ujar Gufran Ahmad.

Ia menambahkan, PBSI Sulteng juga berkomitmen melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

 “Kami ingin Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi peserta dalam setiap kejuaraan nasional, tetapi mampu melahirkan atlet yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia. Untuk itu dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI, klub, pelatih dan masyarakat pecinta bulutangkis,” katanya.

Gufran berharap pelantikan tersebut menjadi awal kebangkitan bulutangkis Sulawesi Tengah menuju prestasi yang lebih baik di masa mendatang. (ap)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow