Tampil Perkasa, 168 Basketball Kuasai Semua Kategori di MDS 3x3
Tim 168 Basketball Palu kembali menunjukkan dominasinya pada ajang MDS 3x3 Basketball 2026 dengan menyapu bersih gelar juara di seluruh kategori usia yang dipertandingkan. Kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Karuna Dipa, Palu, pada 12–15 Mei 2026.
PALU, METROSULAWESI.NET - Tim 168 Basketball Palu kembali menunjukkan dominasinya pada ajang MDS 3x3 Basketball 2026 dengan menyapu bersih gelar juara di seluruh kategori usia yang dipertandingkan. Kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Karuna Dipa, Palu, pada 12–15 Mei 2026.
Dalam turnamen tersebut, 168 Basketball menurunkan total 11 tim dan berhasil tampil impresif sejak babak penyisihan hingga final. Bahkan pada kategori Kelompok Umur (KU) 10, partai final mempertemukan dua tim dari 168 Basketball sehingga terjadi derby internal sesama tim 168.
Ajang 3x3 Basketball itu mempertandingkan sejumlah kategori, yakni KU 8, KU 10, KU 12, SMP Putra, dan SMP Putri. Khusus kategori kelompok umur, jumlah peserta tercatat cukup banyak dengan total 30 tim yang ambil bagian. Rinciannya, kategori KU 8 diikuti enam tim, KU 10 sebanyak 12 tim, dan KU 12 juga diikuti 12 tim.
Tak hanya mendominasi perebutan trofi juara, para pemain 168 Basketball juga berhasil memborong gelar Most Valuable Player (MVP) di seluruh kategori usia dini.
Peraih gelar MVP masing-masing yakni Aldrich dari 168 Basketball pada kategori KU 8, Travis pada kategori KU 10, dan Gavriel pada kategori KU 12.
Pengurus 168 Basketball Palu, Fahad A Balcher, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan pembinaan atlet muda yang terus dilakukan klubnya.
“Di kejuaraan MDS ini kami menurunkan 11 tim. Pemain yang tampil ada wajah lama dan juga beberapa pemain baru yang mulai berkembang dan menunjukkan potensi,” ujarnya.
Fahad menuturkan pihaknya selalu berupaya memberikan kesempatan bertanding kepada para pemain muda yang dinilai sudah siap tampil di lapangan.
“Kita selalu berusaha untuk mengikutkan mereka pertandingan apabila anak tersebut kita lihat sudah bisa untuk bermain. Agar mereka bisa mengukur kemampuannya dalam bermain basket dan melihat hasil latihannya selama ini,” katanya.
Menurutnya, pengalaman bertanding sejak usia dini sangat penting untuk membentuk karakter dan mental atlet.
“Dan agar mental bertanding anak-anak bisa terbentuk dari usia dini,” tambahnya.
Fahad juga mengungkapkan perkembangan bola basket di Kota Palu terus menunjukkan tren positif. Saat ini, Academy 168 Basketball telah memiliki hampir 200 anggota aktif.
“Di Academy 168 sekarang memiliki anggota sekitar hampir 200 orang. Itu menandakan olahraga bola basket di Kota Palu sudah berkembang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Academy 168 Basketball juga terbuka bagi anak-anak dari berbagai daerah yang ingin belajar dan berlatih bola basket.
“Academy 168 Basketball terbuka buat anak-anak dari mana saja yang ingin latihan bola basket,” tuturnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi langkah awal lahirnya pebasket muda potensial asal Sulawesi Tengah yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (ap)
Apa Reaksimu?

