Hadianto Nahkodai Hanura Sulteng, Gaungkan Tagline "Saya Ikut"

Nahkoda Partai Hanura Sulawesi Tengah kembali ke tangan Hadianto Rasyid. Wali Kota Palu itu resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulteng masa bakti 2024–2029 di Palu, Kamis, 29 Januari 2026.

Jan 31, 2026 - 09:00
Jan 30, 2026 - 14:45
 0
Hadianto Nahkodai Hanura Sulteng, Gaungkan Tagline "Saya Ikut"
Hadianto Rasyid kembali dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulteng masa bakti 2024–2029 di Palu, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto: Ist)

PALU, METROSULAWESI.NET - Nahkoda Partai Hanura Sulawesi Tengah kembali ke tangan Hadianto Rasyid. Wali Kota Palu itu resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulteng masa bakti 2024–2029 di Palu,  Kamis, 29 Januari 2026.

 ​Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, didampingi Wasekjen DPP, Benny Rhamdani.

​​Dalam menjalankan roda organisasi, Hadianto akan didampingi oleh Muhammad Ismail Yunus sebagai Sekretaris dan Fais Arfianto sebagai Bendahara. 

Menariknya, kiprah politik Hadianto kini semakin meluas setelah dirinya juga dipercaya menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) X DPP Partai Hanura, yang membawahi wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Sulawesi Tengah.

Selain pengurus tingkat provinsi, momen ini juga menjadi ajang pengukuhan seluruh Ketua DPC Partai Hanura dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

DAFTAR KETUA-KETUA DPC

Kota Palu: Ashar Yahya

Sigi: Mohammad Zain 

Donggala: Darul Fadhil

Parigi Moutong: Fery Budi Utomo

​Poso: Bayu Alexander Montang

Tolitoli: Dewanto

Buol: Abd Paisal A.B Pontoh

Morowali: Asgar

Morowali Utara: Djon Fikles Pehopu 

Tojo Una-Una: Burhanuddin

Banggai: Hepy Yeremia Manopo 

Banggai Laut: Umar Ali Bunta 

Banggai Kepulauan: Jufri Hermawan

​​Dalam pidato politiknya, Hadianto Rasyid memperkenalkan tagline perjuangan baru, yakni “Saya Ikut”. Slogan ini digaungkan bukan sekadar kata-kata, melainkan simbol kebersamaan dan keterlibatan aktif kader dalam menyerap aspirasi masyarakat.

​Hadianto menegaskan bahwa Hanura harus bertransformasi menjadi kendaraan politik yang nyata kehadirannya di tengah-tengah rakyat.

​“Partai Hanura harus hadir di tengah masyarakat. Partai adalah rumah bagi kita semua, kendaraan untuk mewujudkan apa yang diinginkan masyarakat,” tegas Hadianto.

​Ia juga optimis bahwa kerja keras dan konsolidasi yang telah dibangun sejak dini akan membuahkan hasil signifikan pada kontestasi politik mendatang. 

“Insya Allah doa-doa dan kerja-kerja yang kita bangun sejak awal sampai hari ini akan membuahkan hasil,” pungkas Hadianto.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow