Sudah Jadi Kesepakatan, Ridha Saleh: Pemda Harus Tutup Peti di Dongi-dongi

Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, M Ridha Saleh ikut menyoroti aktvitas pertambangan emas tanpa izin (Peti) di Dongi-dongi. Dia meminta agar Pemprov Sulteng bertindak tegas menutup Peti tersebut.

Mar 10, 2026 - 13:09
 0
Sudah Jadi Kesepakatan, Ridha Saleh: Pemda Harus Tutup Peti di Dongi-dongi
Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, M Ridha Saleh. FOTO: IST

PALU, METROSULAWESI.NET- Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, M Ridha Saleh ikut menyoroti aktvitas pertambangan emas tanpa izin (Peti) di Dongi-dongi. Dia meminta agar Pemprov Sulteng bertindak tegas menutup Peti tersebut.

“Sejak beberapa tahun terakhir kegiatan pertambangan tanpa izin di Dongi-dongi Kabupaten Poso sangat meresahkan warga. Apa lagi setelah kegiatan tambang ilegal ini diduga ikut merusak situs bersejarah megalit yang dilindungi,” kata Mantan Tenaga Ahli Gubernur Sulteng itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa 10 Maret 2026.

“Seharusnya pemerintah daerah mengambil tindakan tegas saja untuk menutup kegiatan pertambangan emas tanpa izin di Dongi-dongi. Sebab penutupan permanen Peti di Dongi-dongi adalah kesepakatan semua pihak, termasuk masyarakat yang disepakati pada Desember 2021,” kata Ridha Saleh.

Dia mengatakan, wilayah Dongi-dongi merupakan wilayah konservasi, lindung dan pertanian dan tidak ada sana sekali untuk wilayah pertambangan. Oleh karena itu tidak ada alasan bagi pemerintah daerah mengulir untuk bertindak tegas tehadap penutupan tambang di Dongi-dongi

“Memang wilayah taman nasional dan hutan lindung menjadi domain Kementerian Kehutanan Pusat, namun penegakan atau penertiban terhadap kegiatan Peti itu ada di daerah,” tegasnya.

Ridha Saleh meminta Penerintah daerah  segera membuat program pertanian bagi masyarakat di sekitar Dongi-dongi, sebab wilayah yang diperuntukkan kemasyarakat di sana memang dijadikan  untuk pertanian dan perkebunan berkelanjutan di sekitar taman nasional. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow