Aliansi Buruh Tadulako Audiensi dengan Gubernur Sulteng, Dorong Penguatan LKS Tripartit dan Perayaan May Day

Aliansi Buruh Tadulako yang terdiri dari tujuh serikat pekerja menggelar audiensi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, pada Selasa (28/4). Audiensi ini dipimpin oleh Abdul Wahyudin yang juga merupakan Ketua PW FNPBI Sulawesi Tengah, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.

Apr 29, 2026 - 05:17
 0
Aliansi Buruh Tadulako Audiensi dengan Gubernur Sulteng, Dorong Penguatan LKS Tripartit dan Perayaan May Day
Aliansi Buruh Tadulako yang terdiri dari tujuh serikat pekerja menggelar audiensi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, pada Selasa (28/4).

PALU, METROSULAWESI.NET- Aliansi Buruh Tadulako yang terdiri dari tujuh serikat pekerja menggelar audiensi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, pada Selasa (28/4). Audiensi ini dipimpin oleh Abdul Wahyudin yang juga merupakan Ketua PW FNPBI Sulawesi Tengah, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.

Tujuh serikat yang tergabung dalam aliansi ini meliputi KSBSI, K. SBSI, KSPSI, FSP KEP, FSPMI, PPMI, dan FNPBI.

Dalam audiensi tersebut, aliansi buruh menekankan pentingnya penguatan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Provinsi sebagai wadah dialog dan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan. Mereka menegaskan bahwa gubernur memiliki peran strategis sebagai ketua LKS Tripartit yang mencakup tiga unsur utama, yaitu serikat pekerja, pemerintah, dan pengusaha. Jika terjadi permasalahan yang tidak terselesaikan dengan baik, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama, termasuk peran gubernur dalam memastikan optimalnya fungsi LKS Tripartit.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi yang disampaikan. Ia mengamini seluruh masukan dari serikat pekerja dan menginstruksikan kepada Dinas Ketenagakerjaan Provinsi untuk segera menyusun anggaran penguatan LKS Tripartit.

Selain itu, pemerintah provinsi juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kebutuhan operasional, termasuk penyediaan gedung LKS serta dukungan pengadaan mobil operasional guna menunjang aktivitas lembaga tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, gubernur juga menginginkan agar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dapat dirayakan secara meriah oleh para pekerja di Sulawesi Tengah. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada kaum buruh.

Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam membangun hubungan industrial yang lebih harmonis dan berkeadilan, melalui kolaborasi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha di Sulawesi Tengah. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow