Oknum Anggota DPRD Poso Diadukan ke Polisi atas Tuduhan Penipuan

Satu Anggota DPRD Kabupaten Poso dari Fraksi PKS, VK, dilaporkan seorang warga FS ke Polisi dengan tuduhan melakukan peniluan setelah setahun tidak melunasi hutang meskipun sudan membuat pernyataan.

Agustus 25, 2026 - 16:00
Oknum Anggota DPRD Poso Diadukan ke Polisi atas Tuduhan Penipuan
Kantor DPRD Poso. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Satu Anggota DPRD Kabupaten Poso dari Fraksi PKS, VK, dilaporkan seorang warga FS ke Polisi dengan tuduhan melakukan peniluan setelah setahun tidak melunasi hutang meskipun sudan membuat pernyataan.

"Dia (VK) meminjam uang saya, katanya untuk kepentingan pribadi, saat itu saya pinjamkan Rp15 juta, ketika saya tagih, alih-alih dikembalikan, VK meminjam lagi dengan dalih akan diberikan pekerjaan pokir. Semuanya yang sudah dipinjam VK totalnya Rp34.500.000., segala upaya dilakukan penagihan, namun VK lari dari tanggung jawab, akhirnya kasus ini saya laporkan ke polisi," ungkap FS, kepada sejumlah awak media, Minggu (23/8).

FS bercerita, saat dirinya sudah mendesak agar uang yang dipinjamkan segera dilunasi, VK menawarkan sebuah mobil untuk jamanin hutangnya.

"Meskipun berat saya menerima tawaran karena ingin uangnya segera diganti, terpaksa mobil dari VK sebagai jaminan tetap saya ambil, namun belum lama mobil berada pada saya, eh keluarga dari yang punya mobil sudah mau ambil mobil itu. Ternyata mobil yang dijadikan jaminan hutang dari VK, bukan mobilnya. Dari sinilah saya melaporkan kasus penipuan yang dilakukan VK ke Polres Poso," tegas FS.

FS menceritakan, sebelumnya orang tua VK sudah mengundang dirinya untuk penyelesaian hutang tersebutm dan dirinya datang ke rumah VK di Kayamanya.

"Merasa ada iktikad baik dan hutangnya segera lunas, saya menuju rumah VK, namun disayangkan, orang tua VK hanya sanggup bayar Rp15 juta, tentu saya menolak, karena hutang keseluruhan berjumlah Rp34.500.000.," kata FS.

Kasat Reskrim Polres Poso melalui Kanit Pidum IPDA Eko Tangkuman, saat dikonfirmasi membenarken menerima aduan tersebut. Saat ini perkaranya sedang dalam proses penanganan.

"Kemarin bersangkutan (VK) dimana anggota Reskrim sudah menjemput di rumahnya untuk dilakukan pemeriksaan, kasus ini tetap kita tangani," ujarnya singkat.

Informasi diterima awak media, sudah dua kali VK disurati untuk segera datang dan akan di-BAP, namun sayang anggota DPRD Poso dari Fraksi PKS ini mangkir dari panggilan APH hingga dirinya dijemput di kediamannya untuk segera di BAP. 

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow