Pemkot Palu Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Peringatan HAN ke-42
Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) bukan sekadar peringatan seremonial. Momentum ini merupakan pengingat bagi seluruh pihak bahwa anak adalah amanah, generasi penerus, sekaligus penentu masa depan bangsa.
PALU, METROSULAWESI.NET - Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) bukan sekadar peringatan seremonial. Momentum ini merupakan pengingat bagi seluruh pihak bahwa anak adalah amanah, generasi penerus, sekaligus penentu masa depan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan HAN ke-42 Tingkat Kota Palu di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (22/8/2026). Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Irmayanti menyebut pesan ini sangat kuat untuk seluruh elemen masyarakat.
“Menyayangi anak bukan hanya memberikan apa yang mereka minta, tetapi memberikan perhatian, pendidikan, ruang berpendapat, serta lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Irmayanti.
Ia menekankan perlindungan anak merupakan tanggung jawab kolektif. Mulai dari pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, masyarakat, hingga media di Kota Palu harus bersinergi. Anak-anak wajib dilindungi dari ancaman kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, diskriminasi, perkawinan anak, hingga penyalahgunaan teknologi.
“Anak-anak kita harus tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka berani bermimpi,” tambahnya.
Sejalan dengan hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu berkomitmen memperkuat pembangunan yang berpihak pada anak. Langkah nyata diwujudkan lewat peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemenuhan hak anak, perlindungan sosial, penyediaan ruang bermain layak, serta penciptaan kota yang ramah anak.
“Kita ingin membangun Kota Palu yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga maju kualitas manusianya,” jelas Irmayanti.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya gedung atau jalan, melainkan dari masa depan anak-anaknya. Ia optimis anak-anak sekolah saat ini kelak akan menjadi dokter, guru, pengusaha, ilmuwan, pemimpin, bahkan menjadi Wali Kota Palu di masa depan.
“Bermimpilah setinggi-tingginya. Tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi anak-anak Kota Palu. Investasi terbaik bagi kota ini adalah investasi pada anak-anak kita,” tegasnya.
Ia berharap momentum HAN ke-42 ini semakin memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Palu yang ramah anak, aman, inklusif, sehat, dan cerdas. Pemkot Palu ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang merasa sendirian atau kehilangan kesempatan meraih cita-cita.
Menutup arahannya, Irmayanti mengucapkan selamat Hari Anak Nasional ke-42 kepada seluruh anak di Kota Palu.
“Teruslah belajar, berkarya, berprestasi, dan bermimpi. Yang paling penting, jadilah anak-anak yang bahagia serta membanggakan orang tua, keluarga, dan Kota Palu,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksimu?

