Gubernur Dorong Pemda se Sulteng Bentuk Satgas TB

Gubernur Anwar Hafid mendorong pemerintah kabupaten dan kota se Sulteng membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tuberkulosis (TB) sebagai langkah memperkuat penanganan dan mempercepat eliminasi TB di Sulawesi Tengah.

Agustus 25, 2026 - 09:30
Gubernur Dorong Pemda se Sulteng Bentuk Satgas TB
Pertemuan Gubernur dengan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (22/8/2028). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

PALU, METROSULAWESI.NET - Gubernur Anwar Hafid mendorong pemerintah kabupaten dan kota se Sulteng membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tuberkulosis (TB) sebagai langkah memperkuat penanganan dan mempercepat eliminasi TB di Sulawesi Tengah.

Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (22/8/2028).

Gubernur mengatakan, Satgas TB nantinya tidak hanya bertugas melakukan penanganan, tetapi juga memastikan program pemberantasan TB berjalan di seluruh daerah melalui monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Kepala Daerah, saya pesan, ini TB menjadi prioritas. Kalau perlu, kita bikin masing-masing Satgas TB di kabupaten/kota. Provinsi juga kita bikin untuk melakukan monitoring di semua kabupaten/kota, sehingga daerah yang masih lemah bisa kita perkuat,” tegas Gubernur.

Menurutnya, pembentukan Satgas TB sangat penting karena kasus TB di Sulawesi Tengah masih tergolong tinggi. 

Karena itu, diperlukan kesatuan gerak antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, mahasiswa, hingga masyarakat.

“Kalau kita serius semua, satu langkah, satu program, kesatuan gerak, saya yakin dan percaya ini akan bisa kita tuntaskan,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, pemberantasan TB harus menjadi prioritas bersama, sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mempercepat eliminasi TB secara nasional.

Gubernur juga mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan yang akan memperkuat upaya deteksi dini TB di Sulawesi Tengah melalui bantuan 16 unit portable X-Ray yang ditargetkan tiba pada September 2026.

“Kalau masyarakat kita sudah tidak susah lagi untuk berobat, sekarang mari kita fokus menjadikan Sulawesi Tengah ini bebas dari TB,” kata Gubernur.

Gubernur optimistis, dengan terbentuknya Satgas TB di setiap kabupaten/kota dan adanya koordinasi yang kuat antara provinsi dan daerah, target eliminasi TB tahun 2030 dapat diwujudkan.

“Semoga eliminasi TB tahun 2030 itu akan kita capai secara bersama-sama,” katanya. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow