Sisihkan 8.200 Pendaftar, Putra Daerah Sindue Dilantik Jadi Kepala SNT Donggala

Andi Fahrul, seorang pendidik asal Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, resmi dilantik menjadi Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Donggala. Prestasi ini diraih lewat perjuangan panjang setelah dirinya berhasil unggul dalam persaingan ketat melawan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia.

Agustus 21, 2026 - 10:00
Sisihkan 8.200 Pendaftar, Putra Daerah Sindue Dilantik Jadi Kepala SNT Donggala
Andi Fahrul usai pelantikan kepsek SNT pada 6 Agustus kemarin dijakarta. (Foto: Istimewa)

DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Andi Fahrul, seorang pendidik asal Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, resmi dilantik menjadi Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Donggala. Prestasi ini diraih lewat perjuangan panjang setelah dirinya berhasil unggul dalam persaingan ketat melawan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia.

Andi Fahrul secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) dan dilantik langsung oleh Menteri Pendidikan di Jakarta pada 6 Agustus 2026 lalu.

"Ada sekitar 8.200 pendaftar nasional, dan kami harus melewati berbagai tahapan seleksi yang sangat ketat. Pada tahap akhir atau pantukhir, tersisa 20 orang. Dari jumlah itu, hanya 13 orang yang dinyatakan lolos dan berhasil mendapatkan SK," ungkap Andi Fahrul saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (18/08/2026).

Fahrul menegaskan, motivasi utamanya mengikuti seleksi ini adalah komitmen untuk memajukan daerahnya. Ia ingin memastikan bahwa putra-putri asli daerah mengambil peran sentral dalam mengelola institusi pendidikan bergengsi tersebut.

"Saya memiliki semangat besar agar putra daerah tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, terutama karena SNT ini direncanakan dan dibangun langsung di wilayah Donggala," tegasnya.

Disdik Donggala Siapkan Bus Sekolah

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala, Ansyar Setiadi, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian prestasi yang diraih oleh guru lokal tersebut di kancah nasional. 

Ansyar mengungkapkan bahwa sebelum memimpin SNT, Andi Fahrul memiliki rekam jejak yang baik sebagai tenaga pendidik di wilayah terpencil Donggala.

“Andi Fahrul ini sebelumnya bertugas dan mengajar di SMP Negeri Satu Atap (Satap) 4 Tanantovea. Tentu ini capaian luar biasa karena ia harus bersaing dengan 8.200 kepala sekolah dan guru hebat se-Indonesia,” ujar Ansyar saat dikonfirmasi, Rabu (19/08/2026).

Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap operasional SNT di Donggala, Ansyar menambahkan bahwa pemerintah daerah saat ini telah menyiapkan fasilitas penunjang untuk mempermudah akses para siswa.

“Saat ini kami juga sudah menyiapkan armada bus sekolah untuk antar-jemput khusus bagi siswa-siswi asal Donggala yang menempuh pendidikan di SNT,” pungkasnya.

Reporter: Tamsyir Ramli 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow