Pemkot Segera Terapkan WFH
Pemerintah Kota Palu akan menerapkan work from home (WFH). Menyusul kebijakan Pemerintah Pusat yang segera memberlakukan WFH pasca lebaran ini.
PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Kota Palu akan menerapkan work from home (WFH). Menyusul kebijakan Pemerintah Pusat yang segera memberlakukan WFH pasca lebaran ini.
“Pemerintah berinisiasi untuk melakukan pembatasan, kemungkinan efisiensi terkait dengan penggunaan bahan bakar. Kita berharap bus Trans Palu bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar kata Wali Kota Palu, Hadianto usai salat Id di Lapangan Vatulemo, Sabtu 21 Maret 2026.
Seperti diketahui, keputusan pemerintah untuk menerapkan WFH tersebut, sebagai upaya untuk penghematan bahan bakar minyak (BBM), mengantisipasi krisis BBM sebagai imbas perang Israel-AS vs Iran.
Menurut Hadianto, pemerintah tengah menginisiasi pembatasan aktivitas tertentu guna menekan konsumsi energi, termasuk bahan bakar.
Ia menambahkan, skema WFH yang direncanakan akan mengatur pola kerja ASN dengan kombinasi bekerja di kantor dan dari rumah.
“Insya Allah ke depan, dalam masa kerja nanti kemungkinan kita akan menerapkan pola WFH, mungkin tiga hari di kantor, sisanya dilakukan secara WFH,” jelasnya.
Selain menerapkan WFH, Pemkot Palu juga akan melakukan optimalisasi transportasi publik. Ia mendorong ASN dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi umum, khususnya bus Trans Palu, guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
“Kita akan mendorong seluruh ASN untuk memanfaatkan bus yang ada, dan masyarakat juga demikian,” tambahnya.
Langkah ini, lanjut Hadianto, juga merupakan upaya antisipatif terhadap dinamika geopolitik global, terutama situasi di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi dunia.
“Ini untuk mengantisipasi gejolak yang perlu diperhatikan dengan kondisi geopolitik internasional, khususnya di Timur Tengah, yang tentu akan berdampak cepat atau lambat,” katanya. (din/*)
Apa Reaksimu?
