Pemkot Dorong Peningkatan Literasi Asuransi untuk Mitigasi Risiko Bencana dan Ekonomi

Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, menghadiri peringatan Hari Asuransi Nasional Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Palu di halaman Kantor Askrindo, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, pada Minggu (20/9/2026).

Sep 23, 2026 - 09:30
Pemkot Dorong Peningkatan Literasi Asuransi untuk Mitigasi Risiko Bencana dan Ekonomi
Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, menghadiri peringatan Hari Asuransi Nasional Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Palu di halaman Kantor Askrindo, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, pada Minggu (20/9/2026). (Foto: Diskominfosantik Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, menghadiri peringatan Hari Asuransi Nasional Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Palu di halaman Kantor Askrindo, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, pada Minggu (20/9/2026).

Acara ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri serta pengelolaan risiko melalui instrumen asuransi.

Dalam sambutannya, Rahmad Mustafa menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi dari Pemerintah Kota Palu kepada seluruh insan perasuransian, khususnya keluarga besar AAUI Cabang Palu.

“Atas nama Pemerintah Kota Palu, saya menyampaikan selamat memperingati Hari Asuransi Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan perasuransian, khususnya keluarga besar AAUI Cabang Palu,” ujar Rahmad.

Ia menegaskan bahwa peringatan ini tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial belaka. Sebaliknya, momen ini harus dijadikan ruang edukasi untuk memperkuat literasi masyarakat terkait manajemen risiko dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Rahmad, masyarakat saat ini dihadapkan pada berbagai risiko yang tidak terduga, mulai dari masalah kesehatan, kerusakan kendaraan dan tempat tinggal, gangguan usaha, hingga dampak bencana alam terhadap aktivitas ekonomi. Di sinilah industri asuransi berperan strategis sebagai instrumen perlindungan sekaligus pilar pendukung ketahanan ekonomi daerah.

“Bagi Pemerintah Kota Palu, hal ini menjadi semakin relevan. Kota Palu memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai bencana dan dinamika pembangunan. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk mengelola risiko serta melindungi aset dan kegiatan ekonominya harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow