Posisi Duduk Tak Ergonomis Memicu Nyeri Pinggang pada Usia Muda

Dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Latsarizul Alfariq Senja Belantara, Sp.OT, mengingatkan bahwa posisi duduk yang tidak ergonomis saat bekerja memicu nyeri pinggang pada usia muda.

Jun 18, 2026 - 12:37
Posisi Duduk Tak Ergonomis Memicu Nyeri Pinggang pada Usia Muda
Ilustrasi - Seorang pegawai yang bekerja secara remote di sebuah cafe. (ANTARA/Pamela Sakina/am)

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Latsarizul Alfariq Senja Belantara, Sp.OT,
mengingatkan bahwa posisi duduk yang tidak ergonomis saat bekerja memicu nyeri pinggang pada usia muda.

Alfariq di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa pada orang tua, nyeri pinggang terjadi karena faktor penuaan. Pada usia muda, penyakit itu terjadi karena berbagai faktor, salah satunya posisi tubuh saat bekerja.

"Misalnya gangguan pada (posisi tubuh yang) ergonomis dalam pekerjaan, atau aktivitas fisik sehari-hari yang dilakukan. Jadi, tidak hanya karena faktor penuaan,” kata Alfariq seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan bahwa lower back pain atau nyeri pinggang terjadi ketika seseorang mempertahankan posisi tubuh yang tidak ergonomis itu dalam waktu yang lama.

"Ini juga termasuk pada aktivitas fisik di rumah, sehingga kita tidak hanya melihat atau mengevaluasi itu hanya pada kantor saja. Itu berakumulasi sehingga menimbulkan gangguan pada pinggang ataupun punggungnya,” tutur dia.

Posisi duduk yang ergonomis saat bekerja, sang dokter mencontohkan, salah satunya ialah duduk yang nyaman dan perangkat kerja seperti komputer berada sejajar dengan pandangan mata untuk mengurangi risiko nyeri pada leher dan punggung.

Sang dokter juga menyarankan untuk melakukan relaksasi dan peregangan selama 5 hingga 10 menit setelah 2 jam duduk. Seseorang yang duduk berjam-jam dan tidak mengubah posisinya berisiko memberikan tekanan pada otot sehingga menimbulkan nyeri.

Alfariq juga mengingatkan posisi tubuh yang tidak ergonomis pada jangka panjang tidak baik untuk struktur tulang belakang, yang bisa memicu penuaan lebih cepat.

Untuk mencegah nyeri pinggang, dia menyarankan untuk mengatur posisi tubuh secara baik saat beraktivitas serta melakukan olahraga secara teratur.

Nyeri pinggang juga bisa dicegah dengan mencukupi asupan kalsium, protein dan vitamin D. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow