Gekrafs Donggala Siap Tancap Gas Usai Dilantik

Rehstaat H. Pelu resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC Gekrafs) Kabupaten Donggala.

Juli 31, 2026 - 13:00
Gekrafs Donggala Siap Tancap Gas Usai Dilantik
Pelantikan pengurus Gekrafs kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah tersebut dilaksanakan secara serentak di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (28/7/2026). (Foto: Akib)

PALU, METROSULAWESI.NET - Rehstaat H. Pelu resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC Gekrafs) Kabupaten Donggala.

Pelantikan pengurus Gekrafs kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah tersebut dilaksanakan secara serentak di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (28/7/2026).

Seusai dilantik, Rehstaat menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian, Wakil Ketua Umum DPP Gekrafs Abcandra Muhammad Akbar Supratman, serta Ketua Gekrafs Sulawesi Tengah Hasan Abdul Kadir yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Kabupaten Donggala.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Abcandra Muhammad Akbar Supratman atas dukungan dan perhatiannya terhadap perkembangan generasi muda serta ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah. Demikian pula dengan pembina Gekraf Donggala yang juga bupati, Vera Elena Laruni. 

Rehstaat mengatakan, kepengurusan Gekrafs Donggala akan berkomitmen membantu mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Donggala agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat,” ujar Rehstaat.

Salah satu fokus utama kepengurusannya adalah merangkul generasi muda serta para pelaku ekonomi kreatif yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Donggala.

Menurut Rehstaat, anak-anak muda memiliki kreativitas, gagasan, serta kemampuan beradaptasi yang dapat menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan produk lokal, kuliner, seni, budaya, fesyen, konten digital, hingga sektor pariwisata.

Gekrafs Donggala juga akan berupaya membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, UMKM, akademisi, serta berbagai organisasi kepemudaan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka ruang pengembangan usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Donggala kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain memiliki kekayaan budaya dan produk kreatif, Kabupaten Donggala dikenal mempunyai beragam destinasi wisata, terutama wisata bahari dan kawasan pesisir.

Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif sehingga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Rehstaat menegaskan, Gekrafs Donggala tidak ingin hanya menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan seremonial. Kepengurusan yang baru dilantik ditargetkan mampu menghadirkan program kerja yang konkret, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku ekonomi kreatif di daerah.

“Kami ingin Gekrafs menjadi rumah bersama bagi generasi muda, pelaku UMKM, komunitas, dan seluruh insan kreatif di Kabupaten Donggala,” katanya.

Rehstaat sebelumnya terpilih memimpin DPC Gekrafs Donggala melalui Musyawarah Cabang yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Wilayah Gekrafs Sulawesi Tengah di Kota Palu pada April 2026.

Dia didampingi Sekretaris Kamilsa dan Dian Nur selaku Bendahara. 

Pemuda asal Desa Lende Tovea, Kecamatan Sirenja, tersebut memiliki pengalaman dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua BEM FKIP Universitas Tadulako dan Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Sirenja.

Reporter: Adi Pranata 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow