Kemah Pustaka Budaya SMP/MTs se Kota Palu: Pelajar Harus Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi

Wali Kota Palu diwakili Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Setda Kota Palu, Moh. Fahri, membuka Kegiatan Kemah Pustaka Budaya Tingkat SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kota Palu, di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, Jumat 31 Juli 2026.

Agustus 2, 2026 - 08:30
Kemah Pustaka Budaya SMP/MTs se Kota Palu: Pelajar Harus Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi
Salah satu kemah yang ikut dalam Kemah Pustaka Budaya SMP/MTs se Kota Palu. (Foto: Diskominfosantik Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wali Kota Palu diwakili Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Setda Kota Palu, Moh. Fahri, membuka Kegiatan Kemah Pustaka Budaya Tingkat SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kota Palu, di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, Jumat 31 Juli 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu tersebut mengusung tema "Menumbuhkan Kreativitas dan Cakap Digital di Kalangan Pelajar" sebagai upaya memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kemampuan digital generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Fahri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pembinaan karakter, penguatan budaya literasi, serta peningkatan kompetensi digital para pelajar.

Menurutnya, di era transformasi digital saat ini, kemampuan membaca dan menulis saja tidak lagi cukup. 

Generasi muda dituntut memiliki kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kecakapan memilah informasi, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.

"Melalui Kemah Pustaka Budaya ini, para pelajar tidak hanya diajak untuk semakin mencintai buku dan budaya bangsa, tetapi juga dibentuk menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan jati diri serta nilai-nilai budaya lokal," ujar Fahri.

Kepada seluruh peserta kemah, Fahri mengajak agar memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, berkolaborasi, dan saling menginspirasi. 

Fahri juga mendorong para pelajar untuk terus menumbuhkan semangat membaca, berkarya, dan berinovasi, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana menghasilkan karya-karya positif yang membanggakan sekolah, keluarga, maupun Kota Palu.

Fahri berharap seluruh peserta dapat menjadi duta literasi di sekolah masing-masing dengan mengajak teman-temannya gemar membaca, mencintai perpustakaan, melestarikan budaya daerah, serta memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Fahri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, literasi, dan penguatan karakter.

"Pemerintah Kota Palu percaya bahwa generasi muda yang gemar membaca, kreatif, berbudaya, dan cakap digital merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kota Palu yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Fahri.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, orang tua, komunitas literasi, hingga masyarakat luas, untuk terus bersinergi menciptakan ekosistem literasi yang kuat agar anak-anak Kota Palu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan Kemah Pustaka Budaya diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta serta melahirkan generasi pelajar Kota Palu yang literat, kreatif, berbudaya, dan unggul dalam menghadapi perkembangan era digital. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow