Antisipasi Kebocoran Finansial, Hannah Asa Indonesia Ajari Literasi Keuangan Warga Binaan LPKA Palu

Menata kembali kehidupan setelah masa pembinaan tidak hanya membutuhkan niat dan mental yang kuat. Kesiapan dalam mengambil keputusan serta kecakapan mengelola sumber daya finansial secara terencana juga menjadi kunci utama.

Sep 17, 2026 - 16:08
Antisipasi Kebocoran Finansial, Hannah Asa Indonesia Ajari Literasi Keuangan Warga Binaan LPKA Palu
Hanna Asa Indonesia memberikan literasi keuangan kepada warga binaan di LPKA Palu. FOTO: IST

PALU, METROSULAWESI.NET – Menata kembali kehidupan setelah masa pembinaan tidak hanya membutuhkan niat dan mental yang kuat. Kesiapan dalam mengambil keputusan serta kecakapan mengelola sumber daya finansial secara terencana juga menjadi kunci utama.

Melihat pentingnya hal tersebut, organisasi Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp 107 bertajuk "Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Awal Baru: Membangun Pilihan Keuangan yang Lebih Baik untuk Masa Depan".

Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 09.00 WITA.

Fokus pada Kebutuhan, Tahan Keinginan

Mengusung tema utama "Bangun Ulang, Atur Ulang", materi yang disajikan dalam bootcamp ini dirancang sangat aplikatif dan dekat dengan situasi riil sehari-hari.

Para warga binaan diajak untuk mengubah cara pandang mereka terhadap uang. Salah satu fondasi dasar yang ditanamkan adalah kemampuan memilah secara tegas antara kebutuhan dan keinginan sebelum membelanjakan dana yang dimiliki.

Peserta diajarkan untuk memprioritaskan pos-pos krusial bagi kelangsungan hidup yang layak, seperti: Pangan dan nutrisi, Pendidikan dan keterampilan, Tempat tinggal, dan Kesehatan.

Sebaliknya, pengeluaran untuk hal-hal yang bersifat hiburan atau gengsi—seperti jajanan kekinian, baju baru, nongkrong, hingga gawai (gadget) baru—ditegaskan sebagai keinginan yang pemenuhannya bisa ditunda.

Kemampuan membedakan kedua aspek ini diharapkan menjadi benteng bagi peserta agar tetap bijak mengambil keputusan finansial di tengah keterbatasan dana, tanpa terjebak dorongan impulsif sesaat.

Waspadai 'Kebocoran Halus' Anggaran

Selain menyusun skala prioritas, Bootcamp 107 juga mengupas tuntas pentingnya mendeteksi pengeluaran-pengeluaran kecil yang kerap tidak disadari.

Kebiasaan seperti jajan harian atau belanja spontan memang terkesan murah secara eceran. Namun, jika diakumulasikan dalam jangka panjang, pos-pos kecil inilah yang sering kali memicu "kebocoran" besar pada anggaran dan merusak rencana masa depan.

Melalui pelatihan intensif ini, Hannah Asa Indonesia dan LPKA Kelas II Palu berharap para peserta tidak sekadar pulang membawa teori. Mereka diharapkan memiliki keterampilan taktis dalam mengamankan keuangan pribadi demi membangun awal hidup baru yang lebih mandiri dan terarah saat kembali ke masyarakat nanti. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow