Kebakaran Lahan di Pamona Selatan Meluas, Ketua DPRD dan Kapolres Poso Turun Tangan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan perkebunan serta lahan gambut di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. Guna memastikan penanganan berjalan cepat, Ketua DPRD Poso Semuel Munda bersama aparat kepolisian langsung turun ke lapangan untuk membantu memadamkan kobaran api sekaligus memantau jalannya proses evakuasi dan lokalisasi titik api.

Sep 17, 2026 - 10:30
Kebakaran Lahan di Pamona Selatan Meluas, Ketua DPRD dan Kapolres Poso Turun Tangan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan perkebunan serta lahan gambut di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan perkebunan serta lahan gambut di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. Guna memastikan penanganan berjalan cepat, Ketua DPRD Poso Semuel Munda bersama aparat kepolisian langsung turun ke lapangan untuk membantu memadamkan kobaran api sekaligus memantau jalannya proses evakuasi dan lokalisasi titik api.

Di lokasi kejadian, Semuel Munda bahkan terlibat langsung mengarahkan unit ekskavator untuk memotong jalur interkoneksi lahan gambut yang terbakar. Upaya ini dilakukan sebagai langkah darurat guna menghentikan perambatan api di bawah permukaan tanah yang berpotensi meluas secara tidak terkendali.

"Kami bergerak cepat memotong jalur lahan gambut ini sebagai upaya proteksi dan membentengi pemukiman warga dari sabetan api. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," ujar Semuel Munda saat memberikan keterangan di sela-sela peninjauan lapangan, Selasa (15/9).

Tidak hanya memfokuskan perhatian pada lahan gambut, Semuel Munda bersama Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar juga meninjau langsung kompleks SMA Negeri 1 Pamona Selatan yang dilaporkan ikut terdampak dan terbakar akibat amukan si jago merah. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan inventarisasi kerusakan fasilitas pendidikan tersebut guna menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Untuk mempercepat pemadaman, pihak kepolisian setempat menggalang dukungan dari berbagai sektor. Kapolsek Pamona Selatan Iptu Octavianus Batara mengonfirmasi bahwa saat ini telah dikerahkan sedikitnya lima unit alat berat yang merupakan bantuan stimulan dari swadaya masyarakat serta pihak perusahaan swasta setempat.

"Kami memaksimalkan penyekatan api menggunakan alat berat agar kebakaran tidak menjalar lebih jauh ke wilayah perkebunan produktif milik warga lainnya. Kami berharap strategi isolasi ini efektif meredam penyebaran titik api baru," tegas Iptu Octavianus Batara dari lokasi kejadian.

Operasi pemadaman berskala besar ini melibatkan tim gabungan lintas instansi yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso, Dinas Satpol PP dan Damkar Poso, personel TNI, dibantu armada tambahan dari Damkar Luwu Timur, serta ratusan masyarakat setempat yang bergotong-royong.

Hingga Selasa siang, estimasi total area yang terdampak amukan api dilaporkan telah mencapai sekitar 100 hektar. Kebakaran ini juga meluluhlantakkan sektor komoditas unggulan daerah, di mana beberapa hektar kebun durian produktif milik warga hangus terbakar dengan taksiran kerugian materiil mencapai miliaran rupiah.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow