SPMB Segera Buka, SMPN 1 Palu Tunggu Juknis

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Palu akan segera dibuka.

Jun 9, 2026 - 08:55
Jun 9, 2026 - 08:57
SPMB Segera Buka, SMPN 1 Palu Tunggu Juknis
​Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri. FOTO: MICHAEL

PALU, METROSULAWESI.NET - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Palu akan segera dibuka. Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, menerangkan berdasarkan informasi yang diterima, pembukaan SPMB terjadwal pada pekan ketiga dalam bulan ini.

​Namun, Yusri menjelaskan hingga saat ini pihak sekolah memang belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) resmi secara tertulis dari Dinas Pendidikan Kota Palu. 

​"Secara resmi juknisnya memang belum ada, kita masih menunggu. Tapi ada informasi bahwa SPMB untuk tingkat SMP kisarannya pada minggu ketiga bulan Juni ini. Kami masih terus berkoordinasi karena sistemnya tetap menggunakan aplikasi yang dibuat oleh kementerian seperti tahun lalu," ungkap Yusri, Senin, 8 Juni 2026.

​Ia menambahkan, keterlambatan juknis ini kemungkinan disebabkan karena adanya beberapa perbaikan dan evaluasi berkaca dari pelaksanaan PPDB tahun lalu.

Untuk tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 1 Palu menetapkan kuota sebanyak 352 siswa baru. Jumlah ini dipastikan mengikat dan tidak boleh melebihi kapasitas yang ditentukan. 

Proses pendaftaran sendiri akan dibagi ke dalam empat jalur formasi yaitu Jalur Zonasi (kuota kisaran 40%), Jalur Prestasi (kuota kisaran 30%), Jalur Afirmasi kuota kisaran 15%), dan Jalur Mutasi/Perpindahan Orang Tua (kuota kisaran 15%).

Yusri juga menyebutkan bahwa secara umum regulasi masih merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang berlaku. Namun, ada satu poin tambahan yang menjadi kebijakan baru dari kementerian untuk jalur prestasi, yaitu penyertaan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Pelaksanaan SPMB tahun ini akan dilakukan secara serentak di seluruh SMP negeri se-Kota Palu, yang mencakup sekitar 24 sekolah termasuk sekolah Madani dan Sekolah Terpadu (Satap).

Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat, mekanisme pendaftaran akan sepenuhnya dilakukan secara daring (online) seperti tahun sebelumnya. Para orang tua diimbau untuk terus memantau informasi kepastian tanggal pembukaan PPDB melalui media sosial resmi sekolah atau dinas terkait.

​Menanggapi isu miring mengenai adanya pungutan liar (pungli) yang kerap berembus setiap tahunnya, Yusri dengan tegas membantah dan menjamin bahwa proses seleksi di SMP Negeri 1 Palu bersih dari biaya apa pun.

​"Kami sampaikan bahwa masuk sekolah negeri itu free atau gratis, tidak ada pungli. Terkait isu-isu pembayaran yang muncul tiap tahun, saya selaku kepala sekolah membuka pintu seluas-luasnya. Jika ada temuan dan bisa dibuktikan, kita akan usut. Namun, kalau hanya sebatas praduga, tentu sulit bagi kita," tegas Yusri. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow