31 Penyuluh Pertanian Provinsi Bergabung ke BRMP Sulteng

Seluruh Penyuluh Pertanian secara resmi beralih menjadi bagian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia terhitung mulai 2 Januari 2026. Ini termasuk di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025.

Jan 7, 2026 - 06:33
 0
31 Penyuluh Pertanian Provinsi  Bergabung ke BRMP Sulteng
Sebanyak 31 orang Penyuluh Pertanian yang sebelumnya berada di bawah naungan provinsi bergabung menjadi bagian dari BRMP terhitung mulai 2 Januari 2026. FOTO: IST

PALU, METROSULAWESI.NET - Seluruh Penyuluh Pertanian secara resmi beralih menjadi bagian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia terhitung mulai 2 Januari 2026. Ini termasuk di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025.

Tujuan pengalihan mempercepat terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan melalui penguatan dan pendayagunaan peran penyuluh pertanian.

Tercatat, sebanyak 31 orang Penyuluh Pertanian yang sebelumnya berada di bawah naungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Tengah, bergabung melaksanakan tugas dan berkantor di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah.

BRMP Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai co-working space (CWS) bagi penyuluh pertanian, sebagai wadah kolaborasi dan sinergi dalam mendukung program pembangunan pertanian di daerah.

Peralihan ini menjadi momentum penting dalam penguatan sistem penyuluhan pertanian yang lebih terintegrasi di bawah Kementerian Pertanian, sekaligus memperkuat koordinasi antara penyuluh, unit pelaksana teknis, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung program strategis nasional.

Dalam arahannya, menyampaikan "Selamat datang dan selamat bergabung kepada para Penyuluh Pertanian yang kini resmi menjadi bagian dari ASN Kementerian Pertanian," ujar Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Femmi Nor Fahmi, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa keberadaan penyuluh merupakan aset strategis dalam mendukung tugas dan fungsi BRMP, khususnya dalam percepatan adopsi teknologi pertanian, modernisasi pertanian, serta pendampingan kepada petani di wilayah Sulawesi Tengah.

Kepala Balai mengajak seluruh penyuluh untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta membangun sinergi yang solid dengan seluruh jajaran pegawai BRMP Sulawesi Tengah guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan di lapangan. (mic)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow