Dukung Aturan Tidak Otomatis Naik Kelas

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palu, Eddy Siswanto, mendukung aturan tidak otomatis naik kelas yang akan dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Oktober 29, 2026 - 08:30
Dukung Aturan Tidak Otomatis Naik Kelas
Ketua PGRI Kota Palu, Eddy Siswanto. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palu, Eddy Siswanto, mendukung aturan tidak otomatis naik kelas yang akan dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Menurutnya, keputusan yang masih memungkinkan adanya siswa tidak naik kelas merupakan langkah yang tepat guna menjaga kualitas satuan pendidikan. 

"Keputusan pak menteri itu saya kira baik dan tepat," ucap Eddy, Senin, 26 Oktober 2026.

Eddy menjelaskan, apabila semua satuan pendidikan meloloskan siswa naik kelas tanpa kriteria yang jelas, dikhawatirkan anak-anak yang belum matang secara akademik, seperti belum mahir membaca atau menulis pada masa transisi dari SD ke SMP akan terus terabaikan. 

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tidak naik kelas bukan berarti mematikan semangat anak. Sebaliknya, sistem ini mendorong adanya perhatian dan penanganan khusus bagi siswa yang bersangkutan. 

"Pendidikan sekarang menuntut guru atau satuan pendidikan untuk memperhatikan anak-anak yang bersangkutan sehingga perlakuannya tentu berbeda," ujar Eddy.

Ia berharap, dengan adanya standar kriteria kenaikan kelas yang selektif dan terarah, para lulusan jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kota Palu benar-benar memiliki kualitas dan kompetensi yang mumpuni.

Diketahui, Kemendikdasmen memastikan akan menerapkan kebijakan siswa tidak otomatis naik kelas mulai tahun ajaran 2027/2028. Kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto dan regulasinya sedang disusun.

Pewarta: Michael Simanjuntak 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow