Hadiri Pembukaan UIN Expo 6.0, Pemkot Palu Dukung Inovasi Mahasiswa

Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda. Langkah ini dinilai strategis dalam mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif demi percepatan pembangunan daerah.

Oktober 29, 2026 - 09:00
Hadiri Pembukaan UIN Expo 6.0, Pemkot Palu Dukung Inovasi Mahasiswa
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palu, H. Usman, yang hadir mewakili Wali Kota Palu dalam pembukaan UIN Expo 6.0 bertajuk “UIN Lawyers”. Agenda tahunan ini diselenggarakan di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Selasa (27/10/2026). (Foto: Diskominfo Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda. Langkah ini dinilai strategis dalam mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif demi percepatan pembangunan daerah.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palu, H. Usman, yang hadir mewakili Wali Kota Palu dalam pembukaan UIN Expo 6.0 bertajuk “UIN Lawyers”. Agenda tahunan ini diselenggarakan di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Selasa (27/10/2026).

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Lukman, Wakil Bupati Sigi, kalangan akademisi, serta ratusan mahasiswa dan tamu undangan. UIN Expo 6.0 diproyeksikan menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa untuk menampilkan karya inovatif sekaligus menyuarakan pemikiran kritis terkait persoalan sosial.

Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman, dalam sambutannya menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk hadir di tengah realitas sosial. Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat melalui kegiatan akademik dan pengabdian.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga mengapresiasi peluncuran program Point Viewers yang digagas oleh Presiden Mahasiswa UIN Datokarama Palu. Program ini didesain sebagai sarana mempertemukan pemikiran mahasiswa dengan perspektif regulasi pemerintah. Ia menggarisbawahi bahwa hubungan komunikasi yang terbuka dan kritis antara mahasiswa dan pemerintah sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi tata kelola daerah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan gagasan dan pikiran-pikiran dari mahasiswa. Pemerintah juga tidak boleh menutup telinga terhadap kritik maupun suara-suara yang berbeda,” ujar Lukman.

Ia menambahkan, konsep inovatif seperti “UIN Lawyers” dan berbagai karya yang dipamerkan dalam expo ini memerlukan perencanaan serta langkah strategis lanjutan agar dapat diaplikasikan menjadi kemanfaatan nyata. Oleh karena itu, penguatan budaya akademik yang inklusif dan kolaboratif di lingkungan kampus menjadi hal yang mutlak.

Lukman berharap kerja sama ini dapat menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis pemerintah. Melalui sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, potensi generasi muda dapat diarahkan secara optimal demi pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan dialog interaktif. Forum ini melibatkan para pemangku kepentingan, akademisi, dan mahasiswa untuk mendiskusikan isu-isu krusial pembangunan serta kontribusi nyata sektor pendidikan tinggi bagi kebutuhan riil masyarakat. (din/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow