Gempa 6,7M Membuat Panik Tahanan, Penjaga: Tenang-Tenang Sudah Selesai Gempa
Sesaat setelah gempa mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa 16 Juni 2026, beredar video pendek yang memperlihatkan suasana di salah satu bilik tahanan.
PALU, METROSULAWESI.NET- Sesaat setelah gempa mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa 16 Juni 2026, beredar video pendek yang memperlihatkan suasana di salah satu bilik tahanan.
Tidak jelas ruang tahanan di mana yang terlihat dalam video tersebut, yang pasti akibat gempa itu, sejumlah tahanan yang berada di bilik ruang tahanan, meminta penjaga untuk mengeluarkan mereka dari ruang tahanan.
“Pak..pak.. oe.. keluarkan kami. uhh,” teriak beberapa tahanan sambil menjulurkan tangan mereka dari balik jeruji besi.
Teriakan dari para tahanan itu tidak membuat penjaga tahanan luluh untuk menyahuti mereka. Penjaga tahanan meminta mereka tetap tenang di dalam tahanan.
“Tenang-tenang,” sahut penjaga tahanan.
“Nyawa..nyawa ini komandan,” teriak tahanan lagi.
“Sudah tenang..tenang. Bersama saya di sini. Sudah.. sudah selesai gempa,” sahut penjaga menenangkan para tahanan.
Seperti diberitakan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya membuat panik warga. Mereka yang sedang berbalanja di sejumlah pusat pertokoan langsung berhamburan keluar gedung.
Di pusat perbelanjaan Grand Hero misalnya, pengunjung langsung berlari menyelamatkan diri masing-masing, sesaat setelah gempa mengguncang pusat perbelanjaan. Tampak sejumlah barang yang terpanjang berserakan di lantai setelah diguncang gempa.
Gempa yang terjadi tepat pukul 10.27.44 WIB itu menyebabkan warga Kota Palu dan sekitarnya berhamburan keluar dan sejumlah gedung mengalami kerusakan.
Informasi dari BMG menyebutkan, pusat gempa berada di Kabupaten Sigi atau tepatnya pada koordinat 1,04 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa tidak hanya dirasakan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan sekitarnya, tapi juga terasa di beberapa kabupaten lainnya, dan bahkan hingga ke Sulawesi Barat dan sebagian Sulawesi Selatan.
Gempa ini mengakibatkan kerusakan beberapa bangunan. Di antaranya Kantor Bupati Sigi, Auditorium Universitas Tadulako. Bahkan sejumlah rumah warga di Kabupaten Sigi yang nota benenya pusat gempa juga mengalami kerusakan.
Tidak hanya bangunan, beberapa fasilitas umum juga rusak. Dikabarkan Jembatan Palu III juga mengalami keretakan. Informasi yang bereda di grup WhatsApp untuk sementara arus lalulintas yang melintas di jembatan itu akan ditutup untuk sementara.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa wilayah Sulawesi Tengah merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas kegempaan cukup tinggi di Indonesia. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gempa bumi menjadi bagian penting dalam upaya meminimalkan risiko saat terjadi guncangan. (din)
Apa Reaksimu?

