Gubernur Anwar Mempersilakan Pegawai Tidak Masuk Kantor Asal Salat Subuh Berjamaah, Berikut Pejelasannya
Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid memposting sebuah video pendek kegiatan salat subuh berjamaah di salah satu masjid di Kota Palu, Jumat 9 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat, salah satunya Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Endi Sutendi.
PALU, METROSULAWESI.NET- Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid memposting sebuah video pendek kegiatan salat subuh berjamaah di salah satu masjid di Kota Palu, Jumat 9 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat, salah satunya Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Endi Sutendi.
Di video yang sudah mendapat like tiga ribuan netizen itu, Gubernur Anwar juga menuliskan sebuah pesan bahwa salah subuh berjamaah adalah waktu yang paling diberkahi oleh Allah.
“Sholat Subuh berjamaah adalah salah satu waktu yang paling diberkahi oleh Allah. Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa shalat Subuh disaksikan langsung oleh para malaikat mereka melihat siapa saja yang melangkahkan kaki ke masjid, meninggalkan kenyamanan tidur demi memenuhi panggilan-Nya,” tulis Gubernur Anwar seperti dikutip dari akun Instagramnya, Sabtu 10 Januari 2026.
“Karena itu, mari kita jaga Subuh kita. Datang ke masjid, berdiri dalam saf, dan memulai hari dengan doa. Insyaallah, ketika hubungan kita dengan Allah kita kuatkan, segala urusan akan dimudahkan dan setiap langkah akan diberi keberkahan,” tambah gubernur.
Pada kesempatan Salat Subuh Berjamaah itu, Gubernur Anwar juga sempat memberikan tauziah kepada Jemaah. Gubernur mengutip pesan dalam Al Quran dalam Surat Al-Isra ayat 78. “Cuma salat subuh Allah bilang, "Dirikanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) subuh. Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat),” kata gubernur.
Gubernur mengungkapkan bahwa dirinya sempat ditanya. “Pak bagaimana kalau saya, salat subuh terus, yang lain tidak usah,” kata gubernur disambut tawa jemaah.
“Itu wallahu alam, saya tidak tahu. Tapi sudahlah laksanakan saja, karena ini bukti, pak Kapolda dengan saya ini sejak 15 tahun yang lalu, selalu bertemu di subuh hari,” tambah gubernur.
“Saya masih ingat pak Kapolda. Subuh. Kalau saya tanya, pak Kapolda sama siapa, sama ajudan jalan. Naik apa? Jalan kaki beliau," tambah gubernur lagi.
Pada kesempatan itu, Gubernur Anwar juga menyentil laki-laki yang malas berjamaah subuh ke masjid. Gubernur membandingkannya dengan ibu-ibu yang meskipun sibuk tapi masih menyempatkan berjamaah subuh ke masjid.
“Komiu tidak haid, masih malas datang subuh. Komiu tidak masak, komiu tidak mencuci, masih tidak mau. Ibu-ibu, sudah dia yang bangun, melaksanakan tugasnya banyak sekali, mulai dari kita sebelum tidur sampai kita bangun pagi ini, tapi mereka masih mau ikut salat subuh berkah, subuh berjamaah,” jelas gubernur.
Gubernur Anwar mengaku bersyukur, Jemaah yang ikut dalam kegiatan Salat Subuh Berjamaah terus bertambah. “Mudah-mudahan nanti kalau sudah banyak begini, mungkin sekali setiap bulan kita laksanakan di masjid raya,” ujar gubernur.
Pada kesempatan itu, Gubernur Anwar menyampaikan akan memberikan kebijakan bagi pegawainya yang datang salat subuh berjamaah meskipun tidak masuk kantor karena urusan lain.
“Saya nanti sampaikan sama pegawai saya, kalau ada yang datang salat subuh berjamaah, kemudian dia pulang, tidak mau lagi masuk kantor karena ada urusan lain, silakan. Yang penting komiu salat subuh berjamaah, daripada komiu cuma datang di kantor cuma duduk-duduk, lebih baik salat subuh, doanya lebih kuat. Tapi jangan juga dijadikan modus ini,” jelas gubernur disambut tawa Jemaah yang hadir.
“Saya bilang Sulteng ini, kalau berjamaahnya kuat, maka daya dorongnya, doa itu lebih kuat, ketimbang kita satu-satu,” pungkas gubernur. (din)
Apa Reaksimu?
