Kemnaker Sebut Masih Telusuri Rumor PHK Karyawan Tiktok dan Tokopedia
Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Faried Abdurrahman Nur Yuliono mengatakan bahwa tim Mediator Hubungan Industrial masih menelusuri rumor pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan Tiktok dan Tokopedia.
JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Faried Abdurrahman Nur Yuliono mengatakan bahwa tim Mediator Hubungan Industrial masih menelusuri rumor pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan Tiktok dan Tokopedia.
"Tim dari mediator HI (hubungan industrial) sedang menelusuri juga," kata Faried saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa hingga Sabtu (4/7) pihaknya belum menerima laporan terkait rumor adanya PHK karyawan Tiktok dan Tokopedia yang santer beredar.
Sehingga kata Faried, pihaknya akan menelusuri informasi tersebut dan diharapkan pada Senin mendatang sudah menerima informasi resmi dari Tokopedia.
"Belum ada laporan masuk ke kita perihal rumor PHK karyawan Tiktok. Semoga Senin ada kabar termasuk dari Tokopedia," ujarnya.
Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal menyatakan, akan turun langsung menindaklanjuti isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tokopedia dan TikTok, untuk memperoleh fakta sebelum pemerintah mengambil langkah lebih lanjut.
"Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," kata Said Iqbal saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Said Iqbal mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh fakta secara utuh sebelum pemerintah mengambil langkah lebih lanjut.
"Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan," ujarnya. (ant)
Apa Reaksimu?

