Lomba Kebersihan Semarakkan HUT RI di SD Inpres 1 Tanamodindi
SD Inpres 1 Tanamodindi Palu menggelar beragam rangkaian lomba dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
PALU, METROSULAWESI.NET - SD Inpres 1 Tanamodindi Palu menggelar beragam rangkaian lomba dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perayaan diawali dengan lomba-lomba edukatif dan seni pada Kamis dan Jumat pekan lalu (13 - 14 Agustus), antara lain lomba rangking satu, menari, hingga menggambar.
Lomba seni ini dirancang tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk menjaring bibit-bibit berbakat murid di bidang seni yang nantinya dapat dibina lebih lanjut untuk ajang perlombaan tahunan Kementerian.
Sementara puncak kegiatan diwarnai dengan Lomba Kebersihan dan Kerapian Antarkelas, pada Senin, 17 Agustus 2026. Menariknya, dalam lomba kebersihan dan penataan kelas, pihak sekolah mengusung konsep kolaborasi antara guru dan orang tua murid.
Kepala SD Inpres 1 Tanamodindi Palu, Zulmin, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua murid sudah disosialisasikan sejak awal dalam pemaparan program sekolah.
"Ini merupakan kolaborasi antara guru dan orang tua. Sejak awal saya masuk di sini, saya sudah mengundang dan memaparkan program-program sekolah kepada orang tua murid, dan ini adalah salah satu bentuk implementasinya," terang Zulmin, Senin, 17 Agustus.
Ia mengatakan, lomba kebersihan kelas bertujuan agar para siswa terbiasa merapikan dan menata ruang belajar mereka secara mandiri, sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman serta kelengkapan administrasi kelas yang tertata rapi.
Untuk menjaga objektivitas penilaian lomba kebersihan dan kerapian kelas, sekolah menghadirkan tiga juri eksternal, yakni Ketua PGRI Palu Timur, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Palu Timur & Mantikulore, serta Pengawas Pembina Gugus.
Terkait harapan atas pelaksanaan rangkaian lomba kemerdekaan ini, Zulmin mengungkapkan keinginannya untuk menempa mentalitas dan semangat para peserta didik sejak dini.
"Harapan saya sebenarnya sederhana, bagaimana anak-anak itu terbiasa untuk berkompetisi secara sehat. Tugas saya sebagai kepala sekolah adalah mendorong dan membangkitkan kembali daya juang serta semangat kompetisi mereka," ungkapnya.
"Lewat lomba-lomba seperti ini, kita bisa melihat anak-anak yang cakap dan berbakat. Oleh karena itu, saya lebih banyak mengadakan perlombaan di setiap momen agar bakat dan potensi mereka terus terasah," pungkas Zulmin.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

