Palu, Metrosulawesi.net - Komitmen PT Citra Palu Minerals (CPM) dalam mendukung pengembangan olahraga dan pemberdayaan anak-anak di wilayah lingkar tambang terus berlanjut. Bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) Poboya Sport United, PT CPM kembali menggelar coaching clinic sepak bola yang menjadi program pembinaan rutin bagi generasi muda.
Kegiatan yang memasuki pelaksanaan ketiga tersebut berlangsung di Lapangan Hokky Mini Soccer, Palu, Minggu (21/6/2026) malam. Antusiasme peserta terlihat tinggi, khususnya dari anak-anak yang berasal dari kawasan lingkar tambang.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan berbagai teknik dasar hingga pengembangan kemampuan bermain sepak bola dari sejumlah pelatih berpengalaman. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah pesepak bola ternama di Kota Palu, di antaranya Agim Fahriansyah, Dg Naba, serta mantan pemain Persipal, Aziz Hutagalung.
Superintendent PPM-CSR PT CPM, Rahyunita Handayani, mengatakan peserta yang mengikuti program ini merupakan anak-anak dari wilayah sekitar operasional tambang.
“Anak yang ikut coaching clinic ini adalah anak yang berada di lingkar tambang, baik ring satu maupun beberapa dari ring dua,” ujar Rahyunita.
Ia menjelaskan, program pembinaan tersebut terus berjalan secara konsisten dan hingga saat ini telah melibatkan sekitar 40 anak yang mendapatkan pendampingan sepak bola secara berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis bermain sepak bola, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.
Sementara itu, PIC Poboya Sport United, Abdul Raman, menyampaikan bahwa kehadiran SSB Poboya Sport United merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak lingkar tambang yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.
“Kami mengupayakan agar anak-anak ini dapat mengikuti berbagai pertandingan, tidak hanya terbatas di Kota Palu, tanpa adanya pungutan biaya sama sekali,” kata Abdul Raman.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga anak-anak berbakat yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap memperoleh kesempatan untuk berkembang dan mengejar prestasi di dunia sepak bola.
Rangkaian kegiatan coaching clinic tersebut ditutup dengan pertandingan persahabatan antara pegawai PT CPM melawan klub kebanggaan masyarakat Poboya, PSM, yang turut menjadi ajang mempererat hubungan antara perusahaan, komunitas olahraga, dan masyarakat sekitar.