Mabes Polri Rombak 15 Kapolres di Sulsel

- Mabes Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 15 kepala kepolisian resor (kapolres) di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.

Jun 26, 2026 - 20:45
Mabes Polri Rombak 15 Kapolres di Sulsel
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Didik Supranoto. ANTARA/Darwin Fatir.

MAKASSAR, METROSULAWESI.NET- Mabes Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 15 kepala kepolisian resor (kapolres) di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto di Makassar, Jumat, mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan ini adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi, serta sebagai bentuk penyegaran agar kinerja personel semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 hingga ST/1341 tertanggal 25 Juni 2026 yang ditandatangani atas nama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sejumlah kapolres yang dimutasi antara lain Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu yang dipercaya menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma yang ditugaskan sebagai Wadirsamapta Polda Sulsel, serta Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli yang mendapat penugasan di Bareskrim Polri.

Selain itu, terjadi pergantian pimpinan di sejumlah polres, antara lain Polres Pangkep, Soppeng, Enrekang, Bone, Sidrap, Parepare, Maros, Wajo, Gowa, Palopo, Bantaeng, Bulukumba, dan Toraja Utara.

Dalam mutasi tersebut, AKBP Andi Mayasari Patongai dipercaya menjabat Kapolres Bantaeng, sementara AKBP Devi Sujana yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polrestabes Makassar diangkat menjadi Kapolres Maros.

Didik mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan pejabat lama maupun pejabat baru dan meminta sesuatu dengan mengatasnamakan mutasi jabatan.

Secara nasional, mutasi kali ini mencakup 1.121 perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang mendapatkan rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow