Pratinjau Australia vs Mesir: Socceroos Berburu Sejarah

Australia memburu kemenangan pertama mereka pada fase gugur Piala Dunia ketika menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Sabtu dini hari WIB.

Juli 3, 2026 - 14:39
Pratinjau Australia vs Mesir: Socceroos Berburu Sejarah
Grafik ilustrasi pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Australia melawan Mesir yang dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Australia memburu kemenangan pertama mereka pada fase gugur Piala Dunia ketika menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Sabtu dini hari WIB.

Pelatih Australia Tony Popovic mengatakan laga ini menjadi kesempatan besar bagi skuadnya untuk menciptakan sejarah baru, setelah Socceroos dua kali gagal melewati fase gugur Piala Dunia ketika disingkirkan Italia pada 2006 dan Argentina pada 2022.

"Kami harus benar-benar berada pada momen ini. Sejarah dibuat setelah pertandingan, jadi kami harus melakukan bagian kami selama pertandingan, apakah itu 90 menit, perpanjangan waktu, atau adu penalti," kata Popovic seperti dilansir laman resmi FIFA, Jumat.

Australia melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup D. Socceroos membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 2-0 atas Turki, kemudian kalah 0-2 dari Amerika Serikat, sebelum memastikan tiket fase gugur seusai mengalahkan Paraguay 1-0.

Meski demikian, Australia tidak datang dengan kekuatan penuh. Mathew Leckie dan Jacob Italiano harus absen karena cedera sehingga Popovic perlu kembali menyesuaikan komposisi tim, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Mesir juga memiliki persoalan kondisi pemain menjelang laga ini. Pelatih Hossam Hassan belum memastikan apakah Mohamed Salah akan turun sejak menit pertama setelah penyerang Liverpool itu mengalami masalah hamstring saat Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir fase grup.

Salah sudah kembali berlatih dan dinyatakan cukup fit untuk bermain. Namun, Hassan menegaskan tidak ingin mengambil risiko apabila kondisi kapten Mesir itu belum sepenuhnya siap.

"Kami berharap dia bermain besok, tetapi kami belum yakin apakah dia akan masuk susunan pemain utama," ujar Hassan.

Kehadiran Salah tetap menjadi perhatian utama Australia. Popovic mengatakan timnya sudah menyiapkan skenario, baik ketika Salah bermain sejak awal maupun ketika Mesir memulai laga tanpa pemain berusia 34 tahun tersebut.

Mesir lolos sebagai runner-up Grup G di bawah Belgia. Keberhasilan itu menjadi pencapaian penting bagi The Pharaohs yang untuk pertama kalinya menembus fase gugur Piala Dunia.

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mengandalkan disiplin permainan. Australia memiliki kekuatan pada organisasi pertahanan dan duel fisik, sedangkan Mesir berbahaya melalui transisi cepat serta kualitas individu di lini depan.

Pemenang laga Australia melawan Mesir akan menghadapi pemenang pertandingan Argentina kontra Tanjung Verde pada babak 16 besar.

Prediksi susunan pemain:

Australia: Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Lucas Herrington; Jordan Bos, Jackson Irvine, Aiden O’Neill, Aziz Behich; Cristian Volpato, Conor Metcalfe; Nestory Irankunda.

Mesir: Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Marwan Ateya, Hamdy Fathy; Mostafa Ziko, Mohamed Salah, Emam Ashour; Omar Marmoush. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow