SBTCST FNPBI dan PT Pelindo Sepakati Perbaikan Layanan dan Penguatan K3 Sopir container

Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST FNPBI) menggelar audiensi dengan PT Pelindo guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi para sopir angkutan container, khususnya terkait pelayanan operasional dan keselamatan kerja, Senin 26 Januari 2026.

Jan 27, 2026 - 05:41
 0
SBTCST FNPBI dan PT Pelindo Sepakati Perbaikan Layanan dan Penguatan K3 Sopir container
Foto bersama usai pertemuan. FOTO: IST

PALU, METROSULAWESI.NET-  Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST FNPBI) menggelar audiensi dengan PT Pelindo guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi para sopir angkutan container, khususnya terkait pelayanan operasional dan keselamatan kerja, Senin 26 Januari 2026.

Audiensi tersebut dilakukan menyusul adanya penurunan ritase pengangkutan container yang berdampak pada produktivitas sopir. Berdasarkan keterangan Ketua SBTCST FNPBI, Moh Medianto, sebelumnya sopir mampu melakukan pengangkutan sebanyak 2–3 rit per hari, namun dalam beberapa waktu terakhir menurun menjadi 1 rit per hari.

Dalam pertemuan itu, PT Pelindo diwakili oleh Aris, selaku Kepala Operasional, serta Kudrat Laubu, selaku Koordinator Lapangan. Pihak Pelindo menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan proses penyesuaian terhadap penerapan sistem dan aplikasi pelayanan baru secara nasional, yang saat ini masih dalam tahap pengenalan dan pembelajaran bagi seluruh pihak terkait.

Pelindo menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan evaluasi dan pembenahan, termasuk rencana pembangunan gate baru serta peningkatan sistem pelayanan pada tahun ini. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar arus keluar-masuk kontainer dan meningkatkan efisiensi kerja sopir.

Selain persoalan pelayanan, audiensi juga membahas secara serius isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pihak PT Pelindo meminta SBTCST FNPBI sebagai organisasi yang menaungi para sopir untuk turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada anggota, khususnya terkait pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sejak memasuki hingga keluar dari area Container Yard (CY).

SBTCST FNPBI menyambut baik permintaan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk berperan sebagai mitra konstruktif, tidak hanya dalam memperjuangkan hak-hak buruh, tetapi juga dalam mendorong budaya kerja yang aman dan tertib di lingkungan pelabuhan.

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak sepakat bahwa komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan kepelabuhanan yang optimal serta kondisi kerja yang aman dan manusiawi bagi para sopir angkutan container.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara buruh transportasi container dan PT Pelindo di Sulawesi Tengah. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow