Umat Hindu Poso Peringati Hari Raya Saraswati
Umat Hindu di Poso memperingati Hari Raya Saraswati pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Hari suci yang jatuh setiap Saniscara Umanis Wuku Watugunung ini menjadi momentum untuk menghormati Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewi Saraswati, yang dikenal sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan.
POSO, METROSULAWESI.NET - Umat Hindu di Poso memperingati Hari Raya Saraswati pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Hari suci yang jatuh setiap Saniscara Umanis Wuku Watugunung ini menjadi momentum untuk menghormati Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewi Saraswati, yang dikenal sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan.
Untuk Kabupaten Poso, beberapa Pura mulai pukul 09-00 s/d 12.00 Wita terlihat didatangi warga Hindu yang memperingati Hari Raya Saraswati penuh khidmat.
Seperti Pura Jagadnata Stana Narayana yang berada di Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir, terlihat Umat Hindu begitu khidmat dan penuh kekeluargaan melaksanakan Persembahyangan Hari Raya Saraswati.
Di Pura ini, tampak hadir Kasat Lantas Polres Poso AKP I Made Bagus Aditya, Danki Brimob Moengko IPTU I Wayan Dharma, puluhan personil Polres Poso dan Brimob Kompi Moengko serta warga beragama Hindu.
Bertindak sebagai Pemimpin Jero Mangku adalah Ir Sikade Sutania.
Hari Raya Saraswati dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan yang menjadi sumber kecerdasan dan kebijaksanaan manusia. Dalam kehidupan umat Hindu, ilmu pengetahuan memiliki kedudukan penting karena menjadi salah satu bekal untuk menjalani kehidupan serta membedakan perbuatan yang baik dan buruk.
Melalui ilmu pengetahuan, manusia diharapkan mampu menghilangkan awidya atau ketidaktahuan.
Perayaan Saraswati biasanya dilaksanakan melalui persembahyangan di rumah, sekolah, kampus, maupun tempat-tempat yang berkaitan dengan pendidikan. Buku, lontar, kitab suci, dan berbagai pustaka lainnya turut mendapatkan penghormatan melalui upacara persembahyangan sebagai simbol rasa syukur atas anugerah ilmu pengetahuan.
Namun, makna Saraswati tidak hanya berhenti pada kegiatan persembahyangan maupun penghormatan terhadap buku dan pustaka. Hari suci ini juga mengingatkan manusia bahwa ilmu pengetahuan harus disertai dengan kebijaksanaan. Pengetahuan yang dimiliki hendaknya tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan.
Melalui peringatan Hari Raya Saraswati, umat Hindu diajak untuk terus mengembangkan pengetahuan sekaligus menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. Dengan demikian, ilmu pengetahuan tidak hanya menjadi sumber kecerdasan, tetapi juga menjadi jalan untuk membentuk manusia yang berbudaya, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Pewarta: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

