Nostalgia Politik KAVE, Reuni Kasman dan Vera di Hari Sumpah Pemuda
Sejarah politik memang selalu punya cara tersendiri untuk memutar kembali memorinya. Bagi masyarakat Kabupaten Donggala, nama "KAVE" bukan sekadar singkatan. Singkatan dari duet Kasman Lassa dan Vera Elena Laruni ini adalah memori kolektif yang membawa ingatan kembali pada dinamika Pilkada Donggala 2019 silam.
PALU, METROSULAWESI.NET - Sejarah politik memang selalu punya cara tersendiri untuk memutar kembali memorinya. Bagi masyarakat Kabupaten Donggala, nama "KAVE" bukan sekadar singkatan. Singkatan dari duet Kasman Lassa dan Vera Elena Laruni ini adalah memori kolektif yang membawa ingatan kembali pada dinamika Pilkada Donggala 2019 silam.
Lama tak terlihat mesra dalam satu panggung, momen "ganda campuran" politik ini akhirnya kembali terjadi. Ruang Kasiromu di Kantor Bupati Donggala menjadi saksi bisu bersatunya kembali duet legendaris ini di satu meja, tepat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Suasana reuni ini sempat diwarnai kecanggangan kecil yang memicu tawa. Saat berdiri di podium untuk membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga, Bupati Vera awalnya sempat alpa menyapa sang mantan pasangan politiknya itu.
Sadar akan kekeliruannya, Vera langsung melempar senyum penuh rasa hormat.
"Maaf, saya lupa menyebut nama Pak Kasman Lassa. Namun, saya sangat mengapresiasi Pak Kasman Lassa yang selalu menyempatkan hadir di setiap kegiatan pemerintah daerah," ucap Vera tulus, yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para tamu undangan.
Momen puncak romantisme politik masa lalu itu pecah tak lama kemudian. Seolah ingin menghapus sisa-sisa kecanggangan, keduanya maju bersama lalu mendendangkan sebuah lagu daerah Kaili. Bukan sembarang lagu, melainkan lagu wajib yang selalu menggema di masa-masa kampanye kejayaan mereka dulu.
Suasana Ruang Kasiromu seketika riuh rendah. Gemuruh sorak-sorai penonton tak terbendung, terutama saat Kasman Lassa secara spontan menggandeng tangan Bupati Vera. Aura nostalgia politik mendadak menghipnotis seisi ruangan, melempar ingatan semua orang kembali ke masa-masa perjuangan tahun 2019.
"Itu lagu Pilkada pasangan KAVE dulu. Lagu Kaili judulnya 'Otuwei', artinya adik-kakak, kalau saya tidak keliru ciptaan Pak Hasan Baswan," tutur Kasman Lassa sembari tersenyum ramah saat dicegat awak media di luar ruangan upacara.
Sementara itu, Bupati Vera yang dimintai tanggapannya mengenai momen "CLBK" (Cinta Lama Bersemi Kembali) dalam konteks panggung politik ini, hanya melempar senyum penuh arti tanpa banyak kata.
Hari itu, Sumpah Pemuda di Donggala tidak hanya bicara soal masa depan generasi muda, tetapi juga tentang bagaimana sebuah rivalitas dan kemitraan masa lalu bisa mencair dalam balutan seni, budaya, dan senyuman hangat.
Pewarta: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

