Dukung Kampus Berdampak, TPT Pantoloan Perluas Kolaborasi dengan Universitas Tadulako

Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui keterlibatan dalam Workshop Kemitraan dan Aktivitas Mobilitas Mahasiswa Universitas Tadulako Palu, Rabu 22 Juli 2026. 

Juli 24, 2026 - 05:44
Dukung Kampus Berdampak, TPT Pantoloan Perluas Kolaborasi dengan Universitas Tadulako
Dukung Kampus Berdampak, TPT Pantoloan Perluas Kolaborasi dengan Universitas Tadulako

PALU, METROSULAWESI.NET- Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui keterlibatan dalam Workshop Kemitraan dan Aktivitas Mobilitas Mahasiswa Universitas Tadulako Palu, Rabu 22 Juli 2026. 

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan, khususnya sektor logistik dan kepelabuhanan.

Sebagai bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak, TPK Pantoloan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa Universitas Tadulako program pembelajaran berbasis pengalaman seperti magang industri, kunjungan lapangan, kuliah praktisi, penelitian terapan, hingga pengembangan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Pendekatan ini sejalan dengan penguatan program mobilitas mahasiswa yang dikembangkan Universitas Untad melalui kolaborasi dengan mitra eksternal.

Melalui sinergi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh penguasaan teori di ruang kuliah, tetapi juga memahami secara langsung dinamika operasional pelabuhan, pengelolaan rantai pasok, digitalisasi layanan, serta budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Terminal Head TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, menyampaikan bahwa kemitraan dengan Universitas Tadulako merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun dunia industri, khususnya Pelindo TPK Pantoloan.

"Melalui kemitraan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar berbasis industri agar mahasiswa menjadi talenta profesional yang siap mendukung transformasi sektor logistik dan kepelabuhanan, khususnya di Indonesia Timur," ujar Chaerur Rijal.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako Palu, Lukman Nadjamuddin mengatakan kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun jejaring profesional yang menjadi bekal mahasiswa memasuki dunia kerja.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak. Kemitraan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di dunia industri, sehingga mampu meningkatkan kompetensi sebagai bekal menghadapi dunia kerja," ujar Lukman Nadjamuddin.

Sebagai bentuk implementasi nyata kemitraan antara dunia pendidikan dan industri, sebelumnya TPK Pantoloan telah menjalin kerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako Palu melalui program magang, penelitian di lapangan terkait K3, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, TPK Pantoloan akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan lainnya di Kota Palu. TPK Pantoloan percaya bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan SDM unggul di bidang kepelabuhanan Indonesia. (adv)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow