KONI Sulteng Sambut Juara Umum Kejurnas, Gateball Diproyeksikan Jadi Andalan Menuju PON 2028
Rombongan atlet tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Senin (26/10) petang. Kedatangan mereka dipimpin pelatih Gateball Sulteng, Asbudianto, dan disambut langsung Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur B. Lamakarate. Turut hadir Ketua Pergatsi Sulteng, Faidul Keteng.
Palu, Metrosulawesi.net– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah menyambut kedatangan kontingen Gateball Sulteng yang baru saja menorehkan prestasi sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 di Jakarta.
Rombongan atlet tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Senin (26/10) petang. Kedatangan mereka dipimpin pelatih Gateball Sulteng, Asbudianto, dan disambut langsung Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur B. Lamakarate. Turut hadir Ketua Pergatsi Sulteng, Faidul Keteng.
Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi Gateball Sulteng. Pada Kejurnas Gateball 2026, Sulteng keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi empat medali emas dan satu perak dari 11 kategori yang dipertandingkan.
Empat emas masing-masing dipersembahkan melalui nomor tim putri, triple putri, triple putra, dan tunggal putri. Sementara satu medali perak diraih dari nomor double putri.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan prestasi dibandingkan Kejurnas 2025, ketika Gateball Sulteng finis di posisi ketiga umum di bawah Jawa Barat.
Sekum KONI Sulteng, Andi Nur B. Lamakarate, mengatakan capaian tersebut mempertegas posisi Gateball sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Sulawesi Tengah.
“Memang Gateball ini salah satu cabang olahraga unggulan kita. Di Sulawesi Tengah, peningkatannya sangat terasa dari PON Papua kemarin, salah satu penyumbang emas terbanyak itu dari Gateball. Jadi ini sudah salah satu indikator kita menuju ke PON NTT-NTB,” ujar Andi Nur.
Menurutnya, prestasi di level nasional menjadi modal penting bagi pembinaan atlet Gateball Sulteng, terutama dalam menghadapi agenda menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB 2028.
Andi Nur juga menyebut Gateball masuk dalam 19 cabang olahraga unggulan Sulawesi Tengah yang diproyeksikan menjadi kekuatan kontingen Sulteng pada PON mendatang.
Tidak hanya itu, peluang Gateball Sulteng untuk semakin mematangkan persiapan terbuka setelah Sulawesi Tengah diproyeksikan menjadi tuan rumah babak kualifikasi atau BK PON 2027.
“Tadi saya bicara dengan ketua umum, Sulteng akan menjadi tuan rumah BK PON 2027. Jadi nanti atlet akan semangat lagi bertanding,” katanya.
Jika menjadi tuan rumah, ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi atlet Gateball Sulteng untuk mendapatkan pengalaman bertanding di hadapan publik sendiri. Momentum itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengukur kekuatan sekaligus mematangkan komposisi tim menuju PON 2028.
Ketua Pergatsi Sulteng, Faidul Keteng, sebelumnya menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang mampu bersaing dengan ratusan atlet dari 28 provinsi pada Kejurnas 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih dan dukungan berbagai pihak.
Kejurnas 2026 juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembinaan Pergatsi Sulteng dalam mempersiapkan atlet menuju agenda yang lebih besar. Dengan capaian empat emas dan satu perak, Gateball Sulteng kini memiliki modal kepercayaan diri untuk menghadapi rangkaian kualifikasi PON 2027 hingga PON NTT-NTB 2028.
Pelatih Gateball Sulteng, Asbudianto, yang mendampingi langsung perjuangan atlet di Jakarta, turut menyatakan kegembiraannya atas pencapaian tersebut.
Prestasi juara umum ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan Gateball di Sulawesi Tengah terus berkembang dan mulai konsisten bersaing di level nasional.
Dengan dukungan KONI Sulteng, Pergatsi serta pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, Gateball diharapkan mampu mempertahankan tren positif tersebut dan kembali menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Sulawesi Tengah pada PON 2028. (ap)
Apa Reaksimu?

