Pemprov Sulteng Kebut Persiapan Embarkasi Antara Palu, Target Haji 2027

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempercepat persiapan pembentukan Embarkasi Antara Haji di Kota Palu yang ditargetkan mulai beroperasi pada musim haji 2027. Hingga saat ini, kesiapan fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan masih menunggu satu kali survei lanjutan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Oktober 31, 2026 - 16:00
Pemprov Sulteng Kebut Persiapan Embarkasi Antara Palu, Target Haji 2027
Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat menemui Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, di ruang kerja Menteri Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

JAKARTA, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempercepat persiapan pembentukan Embarkasi Antara Haji di Kota Palu yang ditargetkan mulai beroperasi pada musim haji 2027. Hingga saat ini, kesiapan fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan masih menunggu satu kali survei lanjutan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat melakukan audiensi dengan Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, di ruang kerja Menteri Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Anwar Hafid memaparkan perkembangan persiapan Embarkasi Antara Palu sekaligus membahas tahapan yang masih perlu diselesaikan sebelum fasilitas tersebut dapat digunakan untuk melayani calon jemaah haji.

Menurut Anwar, persiapan yang telah mencapai sekitar 90 persen menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah semakin dekat untuk mewujudkan layanan embarkasi antara. Namun, survei lanjutan dari Kementerian Haji dan Umrah RI tetap diperlukan guna memastikan kesiapan fasilitas dan aspek pendukung lainnya.

Ia berharap seluruh tahapan yang tersisa dapat segera dituntaskan sehingga Embarkasi Antara Palu bisa dimanfaatkan pada musim haji 2027.

“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar Embarkasi Antara Palu dapat terlaksana pada 2027. Kami berharap ikhtiar ini bisa memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Anwar.

Keberadaan Embarkasi Antara Palu diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan jemaah haji asal Sulawesi Tengah. Selama ini, jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Balikpapan harus menjalani proses transit, termasuk kemungkinan menginap di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.

Dengan hadirnya layanan embarkasi antara di Palu, proses keberangkatan diharapkan menjadi lebih praktis. Jemaah nantinya diharapkan dapat menjalani proses transit penerbangan sesuai skema yang ditetapkan pemerintah tanpa harus menginap di asrama haji Balikpapan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah.

Manfaat layanan ini juga berpotensi menjangkau calon jemaah haji dari wilayah sekitar, termasuk Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara. Dengan demikian, Embarkasi Antara Palu diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang memudahkan perjalanan jemaah haji di kawasan Sulawesi.

Dukungan infrastruktur juga menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan layanan tersebut. Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu yang telah berstatus sebagai bandara internasional diharapkan mampu mendukung pengembangan konektivitas penerbangan dan penyelenggaraan perjalanan haji dari Sulawesi Tengah.

Pemprov Sulteng akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah RI untuk menuntaskan tahapan persiapan serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Apabila seluruh proses verifikasi dan persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan, Embarkasi Antara Palu diharapkan dapat mulai beroperasi pada musim haji 2027. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow