Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Nur Ilahi Kota Palu, Khatib Jelaskan Perbedaan Kata “Iman” dan “Percaya”
Sebagian umat Islam telah melaksanakan salat Id Idul Fitri 1447 Hijriyah pada Jumat 20 Maret 2026. Di Masjid Nur Ilahi Kota Palu misalnya, ratusan umat Islam memadati masjid itu untuk melaksanakan salat Id.
PALU, METROSULAWESI.NET- Sebagian umat Islam telah melaksanakan salat Id Idul Fitri 1447 Hijriyah pada Jumat 20 Maret 2026. Di Masjid Nur Ilahi Kota Palu misalnya, ratusan umat Islam memadati masjid itu untuk melaksanakan salat Id.
Salat Id yang dipimpin Ustad Syamsudin SHI MH tersebut belangsung hikmad dan khusyuk. Bertindak sebagai khatib, Dr Gazali.
Gazali dalam khutbahnya mengupas soal iman. Iman katanya, bukan sekadar percaya. Makna Iman lebih dari kata ‘percaya’.
Iman bukanlah sekadar percaya, tapi iman adalah yakin terhadap apa yang dikatakan oleh Allah melalui wahyu-Nya, serta patuh dan taat terhadap-Nya. Karena kata percaya pada hakikatnya tidak mendeskripsikan makna iman yang sebenarnya,” jelas Gazali.
“Kata percaya adalah terkait dengan hal logika, sedangkan iman terkait dengan hati. Percaya bersifat fisik sedangkan iman bersifat batiniah. Percaya dengan proses intelektualitas, sedangkan iman melalui spiritualitas,” tambah Gazali.
Untuk memperjelas perbedaan iman dan percaya, Gazali kemudian menyampaikan bagaimana kondisi masyarakat Mekkah saat mendengarkan kisah Nabi Muhammad yang diperjalankan oleh Allah SWT dari Mekkah ke Baitul makdis yang hanya ditempuh dalam semalam.
Abu Jahal yang mendengar kisah itu, sama sekali tidak percaya apa yang disampaikan Rasulullah SAW. Kisah perjalanan Rasulullah memang tidak bisa diterima oleh akal. Namun, bagi yang beriman, seperti Abu Bakar, meyakini apa yang sampaikan Rasulullah tersebut.
“Iya, aku percaya bahkan dengan berita-berita yang lebih dari itu. Saya juga mempercayai tentang penyampaian Tuhan yang memberikan berita dari langit, di pagi dan di petang hari,” kata Abubakar seperti dikutip Gazali.
Usai salat Id dilanjutkan dengan salam-salaman antar Jemaah. (din)
Apa Reaksimu?
