43 Tim dari 31 SMA/SMK Ramaikan Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar Sulteng 2026

Sebanyak 43 tim dari 31 SMA/SMK se-Sulawesi Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar 2026 yang berlangsung di GOR Bumi Kaktus Andiraga Pettalolo, Kota Palu, Rabu (23/9/2026).

Sep 25, 2026 - 06:00
43 Tim dari 31 SMA/SMK Ramaikan Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar Sulteng 2026
Sebanyak 43 tim dari 31 SMA/SMK se-Sulawesi Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar 2026 yang berlangsung di GOR Bumi Kaktus Andiraga Pettalolo, Kota Palu, Rabu (23/9/2026). (Foto: METROSULAWESI/ Adi Pranata)

PALU, METROSULAWESI.NET - Sebanyak 43 tim dari 31 SMA/SMK se-Sulawesi Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar 2026 yang berlangsung di GOR Bumi Kaktus Andiraga Pettalolo, Kota Palu, Rabu (23/9/2026).

Ajang ini tidak hanya menjadi arena persaingan antarpelajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga bola voli di Sulawesi Tengah. Kompetisi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaring atlet-atlet muda potensial.

Ketua panitia, Sarifudin, yang juga menjabat Kabid Kepemudaan dan Ketenagaan Dispora Sulteng, mengatakan sebanyak 43 tim yang berpartisipasi terdiri dari 27 tim putra dan 16 tim putri.

Jumlah peserta yang terlibat mencapai 633 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 516 merupakan atlet, sementara lainnya terdiri dari pelatih, ofisial dan unsur pendukung.

Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Muchsin menegaskan bahwa kejuaraan antarpelajar tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Menurutnya, kompetisi menjadi ruang penting bagi pelajar untuk membangun sportivitas, mempererat persaudaraan dan meningkatkan kualitas pembinaan olahraga.

“Atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, saya merasa bangga dan sangat terhormat memperoleh kesempatan untuk membuka secara resmi kejuaraan bola voli antar pelajar tahun 2026,” kata Muchsin.

Menurut Muchsin, tingginya partisipasi menunjukkan bahwa bola voli masih memiliki daya tarik yang kuat di kalangan generasi muda Sulawesi Tengah.

Karena itu, ia berharap kejuaraan tersebut dapat dimanfaatkan para atlet untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menjadi momentum dalam menemukan bibit-bibit baru yang nantinya mampu membawa nama Sulawesi Tengah hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Kejuaraan ini akan menjadi momen penting untuk meningkatkan prestasi atlet bola voli, mengasah kemampuan dan menumbuhkan bibit-bibit atlet berbakat yang siap mengharumkan nama daerah dan bangsa Indonesia di berbagai event, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Muchsin juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan selama mengikuti pertandingan. Ia meminta seluruh atlet menjadikan kompetisi sebagai pengalaman untuk belajar, berkembang dan membangun relasi positif dengan sesama peserta.

“Jadikanlah kejuaraan ini sebagai ajang kalian untuk belajar, berkembang dan membangun jaringan persahabatan,” pesannya.

Apresiasi turut diberikan kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan, mulai dari pelatih, ofisial, pendukung, panitia, sponsor hingga perangkat pertandingan.

Muchsin berharap kompetisi tersebut tidak berhenti pada lahirnya juara baru, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet bola voli yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

“Semoga Sulawesi Tengah bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses menjadi juara di masa yang akan datang,” tandasnya.

Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow