Gubernur Anwar Hafid Canangkan Gertam Cabai di Sekolah

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai sebagai langkah strategis menekan fluktuasi harga cabai sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya melalui peran satuan pendidikan. Launching gerakan ini dipusatkan di SMAN 1 Bungku, Morowali, Sabtu (6/12/2025).

Des 8, 2025 - 07:55
 0
Gubernur Anwar Hafid Canangkan Gertam Cabai di Sekolah
Gubernur Anwar Hafid bersama Ketua TP PKK Sry Nirwanti Bahasoan dan sejumlah pejabat secara simbolis menanam cabai dalam acara pencanangan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di di SMAN 1 Bungku, Morowali, Sabtu (6/12/2025). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

MOROWALI, METROSULAWESI.NET - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai sebagai langkah strategis menekan fluktuasi harga cabai sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya melalui peran satuan pendidikan. Launching gerakan ini dipusatkan di SMAN 1 Bungku, Morowali, Sabtu (6/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Gertam Cabai merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendorong kemandirian pangan serta mendukung program pembangunan daerah Berani Makmur. 

Menurutnya, keterlibatan sekolah menjadi kunci dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya budidaya hortikultura dan stabilisasi harga pangan.

“Gerakan Tanam Cabai ini bukan sekadar simbolis. Ini adalah gerakan bersama untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi rumah tangga dan sekolah, serta membangun budaya bercocok tanam yang bermanfaat bagi generasi muda,” ujar Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan Gertam Cabai akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. 

Satuan pendidikan dengan lahan memadai akan melakukan penanaman secara kolektif, sementara sekolah yang memiliki lahan terbatas akan tetap mengikuti program melalui pembagian satu polibag cabai untuk setiap siswa. 

Tanaman cabai, kata Gubernur, umumnya dapat berbuah dalam empat bulan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu relatif singkat.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi menargetkan lebih dari 120.000 bibit cabai disalurkan ke sekolah-sekolah di seluruh Sulawesi Tengah.

Langkah ini menjadi bagian dari gerakan besar penguatan ketahanan pangan serta upaya pengendalian inflasi yang selama ini dipengaruhi harga komoditas hortikultura.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari hal sederhana dan dimulai dari sekolah. Bila setiap sekolah mampu memproduksi cabai sendiri, maka kita tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga mendidik anak-anak kita tentang kemandirian dan keberlanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, serta jajaran pemerintah daerah turut menanam bibit cabai secara langsung di area sekolah. 

Penanaman itu menjadi simbol komitmen pemerintah untuk mengajak seluruh unsur masyarakat, terutama sektor pendidikan, terlibat aktif dalam menyukseskan program Gertam Cabai.

Usai kegiatan pencanangan, Gubernur didampingi OPD terkait meninjau area penanaman cabai di lingkungan SMAN 1 Bungku. Ia mengapresiasi kesiapan sekolah dalam mendukung gerakan ini, termasuk pemanfaatan lahan pekarangan, green house, dan ruang praktik siswa. 

Pemerintah Provinsi berharap Gertam Cabai dapat berkelanjutan serta memberi dampak nyata bagi pengendalian harga dan peningkatan produktivitas pangan daerah. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow