Pemprov Sulsel Mulai Rehabilitasi Irigasi Balombong Rp24,6 Miliar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Balombong di Lembang Bori Lombongan, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, dengan anggaran senilai Rp24,6 miliar.
MAKASSAR, METROSULAWESI.NET- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Balombong di Lembang Bori Lombongan, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, dengan anggaran senilai Rp24,6 miliar.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam keterangannya di Makassar, Sulsel, Minggu, mengatakan rehabilitasi ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan irigasi yang saat ini hanya mampu mengairi sekitar 16 persen dari total desain luas layanan.
"Ini desainnya 1.040 hektare. Sekarang kapasitasnya cuma 16 persen dan kita akan tingkatkan menjadi 80 persen, sehingga menjadi 800 hektare bisa teririgasi kembali," ujarnya.
Ia menjelaskan setelah direhabilitasi, DI Balombong akan menjadi irigasi teknis yang mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Dengan sistem tersebut, lahan pertanian di wilayah ini diharapkan dapat ditanami hingga dua kali dalam setahun.
"Di sini akan menjadi irigasi teknis dan bisa dua kali setahun (panen) dengan kapasitas yang lebih luas," jelasnya.
Gubernur Sulsel juga memohon dukungan masyarakat agar seluruh proses pekerjaan rehabilitasi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Ia berharap rehabilitasi DI Balombong dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemajuan Sulawesi Selatan.
Rehabilitasi DI Balombong merupakan bagian dari Paket 4 Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi yang mencakup delapan daerah irigasi di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, dengan total anggaran mencapai Rp120 miliar. (ant)
Apa Reaksimu?

