SAR Gabungan Temukan Nelayan KKT Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

Tim SAR Gabungan yang melakukan operasi pencarian selama dua hari berhasil menemukan Yohanis Malirafin (40) seorang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku dalam kondisi tidak bernyawa.

Juli 26, 2026 - 21:31
SAR Gabungan Temukan Nelayan KKT Dalam Kondisi Tidak Bernyawa
Tim SAR Gabungan menemukan seorang nelayan asal Desa Alusi Kelaan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang meninggal dunia setelah menyelam dan memanah ikan di sekitar perairan Desa Lornwembun pada Sabtu, (25/7). Jasad korban ditemukan pada Minggu, (26/7) oleh tim SAR dan diserahkan kepada pihak keluarga. (ANTARA/HO/Basarnas Ambon) ((ANTARA/HO/Basarnas Ambon))

AMBON, METROSULAWESI.NET- Tim SAR Gabungan yang melakukan operasi pencarian selama dua hari berhasil menemukan Yohanis Malirafin (40) seorang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku dalam kondisi tidak bernyawa.

"Korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pukul 13.00 WIT di sekitar Perairan Desa Lornwembun, KKT dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi menuju Desa Alusi Kelaan guna diserahkan kepada pihak keluarga," kata Koordinator Pos SAR Saumlaki Wahyunan Samal dalam rilisnya yang diterima di Ambon, Minggu.

Menurut dia, tim SAR gabungan melakukan operasi SAR setelah menerima laporan seorang warga Desa Alusi Kelaan yang dilaporkan tenggelam saat menyelam memanah ikan pada Sabtu, (25/7).

Korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan setelah proses pencarian memasuki hari kedua sekitar pukul 13:00 WIT.

"Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar 150 meter dari lokasi kejadian awal dan langsung dievakuasi bersama menuju kediaman korban di Desa Alusi Kelaan," ucapnya.

Sebelumnya, laporan kondisi membahayakan jiwa manusia ini diterima Pos SAR Saumlaki dari BPBD Kepulauan Tanimbar pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 14.55 WIT.

Dalam laporan tersebut disampaikan pada pukul 00.40 WIT diketahui ada empat warga Desa Alusi Kelaan pergi menuju Desa Lornwembun untuk menyelam dan memanah ikan.

Namun hingga pukul 05:00 WIT hanya tiga orang saja yang berhasil naik ke pesisir pantai sementara satu orang lainnya tidak muncul ke permukaan air sehingga upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh teman-teman korban namun tidak membuahkan hasil. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow