Buka PKKMB Untad, Rektor: Jangan Ada Perpeloncoan, Mahasiswa Wajib Tanam Satu Pohon
Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Universitas Tadulako pada Jumat, 24 Juli 2026.
PALU, METROSULAWESI.NET - Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Universitas Tadulako pada Jumat, 24 Juli 2026.
PKKMB berlangsung tiga hari 24 - 27 Juli 2026. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar kampus berakreditasi Unggul tersebut.
"Selamat datang dan selamat memasuki gerbang Gate of Inspiration Universitas Tadulako. Mulai saat ini, Anda adalah bagian dari keluarga besar Untad. Marilah kita bersama-sama senantiasa menjaga marwah kampus kita agar tetap mendapat kedudukan yang baik dan menjadi kebanggaan di Provinsi Sulawesi Tengah," ujar Prof. Amar di hadapan ribuan peserta PKKMB.
Prof. Amar mengungkapkan bahwa pada tahun akademik 2026 ini, Untad menerima sebanyak 9.323 mahasiswa baru. Jumlah ini terbilang seimbang dengan angka kelulusan mahasiswa Untad yang rutin meluluskan sekitar 9.000 wisudawan setiap tahunnya melalui enam kali gelombang wisuda.
Keseimbangan ini menjadi salah satu kunci penting dalam mempertahankan akreditasi Unggul serta menjaga posisi Untad di jajaran 35 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Rektor menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan orientasi biasa, melainkan proses krusial dalam pembentukan karakter, budaya akademik, etika, dan kesiapan mental bertransformasi dari siswa menjadi mahasiswa. Ia menginstruksikan kepada seluruh panitia agar pelaksanaan PKKMB berjalan edukatif dan bebas dari aksi perpeloncoan.
"Ini bukan lagi zaman perpeloncoan, melainkan memberikan pemahaman dan pengenalan kampus yang sesungguhnya. Jangan sampai ada mahasiswa baru yang tidak kenal dosennya atau tidak tahu fasilitas yang ada di kampus," tegasnya.
Selain itu, Prof. Amar menggarisbawahi komitmen tegas Untad untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan inklusif. Untad berkomitmen penuh melawan segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan fisik maupun seksual, diskriminasi, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran etika lainnya.
Dalam waktu dekat, Untad juga direncanakan akan merencanakan pencanangan resmi sebagai Kampus Bebas Narkoba. Selain itu, sebagai kampus yang mengusung jargon utama berbasis pengembangan lingkungan, Prof. Amar mengumumkan kebijakan khusus bagi seluruh mahasiswa baru angkatan 2026.
Setiap mahasiswa baru diwajibkan untuk menanam dan merawat satu pohon hingga masa studi mereka selesai.
"Seluruh mahasiswa baru yang masuk tahun ini diwajibkan menanam satu pohon, satu mahasiswa, dan dijaga sampai lulus. Kita prioritaskan bibit pohon kelapa untuk mendukung gerakan hijau dan Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Rektor.
Ia mengingatkan mahasiswa untuk merawat pohon tersebut secara konsisten setelah jam perkuliahan. Prof. Amar juga mengingatkan mahasiswa baru untuk selalu menjaga kesehatan, memohon doa restu orang tua, serta memegang teguh nilai utama Untad, yaitu Unggul, Tangguh, dan Adaptif.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

