Wagub Reny Dorong Budaya Kaizen untuk Tingkatkan Pelayanan Prima RSUD Undata

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido mendorong jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata menerapkan budaya kaizen atau perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Juli 26, 2026 - 12:30
Wagub Reny Dorong Budaya Kaizen untuk Tingkatkan Pelayanan Prima RSUD Undata
Wagub Reny Lamadjido dalam kegiatan Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen di Gedung Pogombo, Palu, Kamis (23/7/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido mendorong jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata menerapkan budaya kaizen atau perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Menurutnya, pelayanan yang prima menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.

Hal itu disampaikan Wagub Reny saat membuka Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen di Gedung Pogombo, Palu, Kamis (23/7/2026). 

Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RS Undata hingga Jumat (24/7/2026).

Wagub Reny menegaskan bahwa filosofi kaizen harus menjadi budaya kerja di lingkungan RSUD Undata sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang sejalan dengan semangat BERANI Sehat.

"Berani kaizen! Lakukan perubahan secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan Undata," ujar Reny.

Ia menjelaskan, penerapan kaizen tidak selalu dimulai dari perubahan besar, tetapi dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan dampak nyata bagi pasien.

Salah satu contohnya, kata dia, adalah pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Perawat yang berpenampilan rapi, bertutur kata santun, dan memberikan respons cepat diyakini mampu menciptakan rasa aman dan tenang bagi pasien sehingga kondisi psikologis mereka tetap stabil.

Selain meningkatkan kenyamanan pasien, Reny menilai budaya kaizen juga dapat mendorong efisiensi dalam pelayanan rumah sakit. 

Penerapan perbaikan berkelanjutan diyakini mampu memangkas waktu tunggu pasien, mengurangi pemborosan penggunaan alat dan biaya, serta meningkatkan keselamatan pasien.

Ia mengingatkan agar semangat perubahan tidak hanya dilakukan sesaat, melainkan dijalankan secara konsisten dalam setiap proses pelayanan.

"Jangan hari ini sudah dilakukan, besok malah dilupakan," tegasnya.

Wagub Reny optimistis penerapan budaya kaizen akan membawa RS Undata menjadi rumah sakit yang semakin profesional dan berkualitas, sehingga mampu menjadi pilihan utama masyarakat Sulawesi Tengah dalam memperoleh layanan kesehatan.

"Kalau pelayanan bagus, pasti masyarakat mencari kita," katanya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSUD Undata mampu menginternalisasi prinsip kaizen dalam pekerjaan sehari-hari sehingga pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan secara berkelanjutan.(ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow