Kejagung Mutasi 16 Pejabat, Berikut Ini Daftar Lengkapnya
Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi terhadap 16 pejabat, salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Marcelo Bellah.
JAKARTA, METROSULAWESI.NET - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi terhadap 16 pejabat, salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Marcelo Bellah.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada awak media di Jakarta, Kamis, membenarkan adanya mutasi di tubuh Kejaksaan.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-10422/C/09/2026 tertanggal 22 September 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Hendro Dewanto.
Dalam surat tersebut, Marcelo Bellah dimutasi dari jabatan sebelumnya sebagai Kajari Jakarta Selatan, menjadi Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung.
Posisi Kajari Jakarta Selatan yang kosong kemudian diisi oleh Armen Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.
Selain itu, Kejaksaan juga memutasi Roy Riady yang pernah menjadi jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan kasus dugaan korupsi Chromebook dengan terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Roy yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung, dimutasi menjadi Kajari Jakarta Utara. Ia menggantikan Syahrul Juaksha Subuki yang dimutasi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat. (ant)
Berikut daftar pejabat yang dimutasi:
1. La Kanna
- Jabatan lama: Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung
- Jabatan baru: Kajari Palopo
2. Antonius Despinola
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Pusat
- Jabatan baru : Kasubdit Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung
3. Oktafian Syah Effendi
- Jabatan lama: Asisten Intelijen pada Kejati Riau
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Pusat
4. Fitriansyah Akbar
- Jabatan lama: Kajari Banjarnegara
- Jabatan baru: Asisten Intelijen pada Kejati Riau
5. Sulasman
- Jabatan lama: Kajari Sambas
- Jabatan baru : Kajari Banjarnegara
6. Efrivel
- Jabatan lama: Kajari Maluku Barat Daya
- Jabatan baru: Kajari Sambas
7. Yafeth Ruben Bonai
- Jabatan lama: Koordinator pada Kejati Gorontalo
- Jabatan baru: Kajari Maluku Barat Daya
8. Fithrah
- Jabatan lama: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung
- Jabatan baru: Kajari Bukittinggi
9. Marcelo Bellah
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Selatan
- Jabatan baru: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset BPA Kejagung
10. Armen Wijaya
- Jabatan lama: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Selatan
11. Agus Setiadi
- Jabatan lama: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat
- Jabatan baru: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung
12. Syahrul Juaksha Subuki
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Utara
- Jabatan baru: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat
13. Roy Riady
- Jabatan lama: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Utara
14. Rudhy Parhusip
- Jabatan lama: Kajari Ogan Komering Ulu
- Jabatan baru: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung
15. Kristanto Trinoviandri
- Jabatan lama: Kajari Kepulauan Morotai
- Jabatan baru: Kajari Ogan Komering Ulu
16. Safri Abdul Muin
- Jabatan lama: Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Maluku Utara
- Jabatan Baru: Kajari Kepulauan Morotai
Apa Reaksimu?

